Terpantau.com – Bulan Ramadhan merupakan bulan kesembilan dalam kalender Hijriah. Bulan suci yang ditunggu umat Islam di seluruh dunia.
Bulan Ramadhan merupakan bulan yang penuh rahmat, berkah dan ampunan Allah SWT. Umat Islam pada bulan ini melakukan ibadah puasa dan memperingati wahyu pertama yang turun kepada Nabi Muhammad yang dikenal dengan Nuzulul Quran.
Melansir dari berbagai sumber, berikut makna bulan suci Ramadhan dalam Islam.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Destinasi Wisata di NTB, dari Sirkuit hingga Desa Wisata
Bulan Pengampunan Dosa
Makna Ramadhan bagi umat Islam selanjutnya adalah sebagai bulan pengampunan dosa. Rasulullah SAW pun bersabda, “Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan karena keimanan dan hanya mengharap pahala, dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR al-Bukhari).
Dengan hadits tersebut maka telah jelaslah untuk kita semua bahwa bulan Ramadhan ini memang penuh dengan pengampunan. Allah SWT menjanjikan pengampunan segala dosa dan kebebasan dari siksa api neraka terhadap orang orang yang berpuasa karena keimanannya dan semata mata untuk mengharap ridha-Nya.
Bulan Puasa
Puasa bukan hanya dengan meninggalkan makan, minum dan hubungan suami istri pada siang hari, maupun lebih dari itu, puasa yang sejati adalah puasa yang bersifat total, yakni mempuasakan seluruh anggota tubuh kita: akal pikiran, hati, mata, telinga, lidah, tangan, kaki, dan anggota-anggota tubuh kita yang lainnya.
Semuanya harus kita puasakan dari berbagai bentuk dosa dan kemaksiatan. Rasulullah bersabda, “Barangsiapa tidak meninggalkan perkataan dan perbuatan yang keji, maka sekali-kali Allah tidak butuh dengan puasanya yang hanya meninggalkan makan dan minum saja.” (HR. Bukhari no. 1903).
Baca Juga: Nepal van Java, Desa Wisata Kelas Dunia Pesona Eksotis Lereng Gunung Sumbing
Bulan Limpahan Rahmat dan Berkah
Rasulullah SAW bersabda, “Telah datang kepadamu bulan Ramadhan, bulan yang penuh berkah. Allah telah mewajibkan atas kamu berpuasa di bulan ini ... Barangsiapa tidak mendapat bagian kebaikannya, maka sungguh berarti ia telah dijauhkan dari rahmat Allah.” (HR. Ahmad).
Pada bulan ini, Allah mencurahkan segenap rahmat-Nya melebihi pada bulan-bulan lainnya dan melipatgandakan pahala amal kebaikan, dan memberikan satu malam yang lebih baik dari seribu bulan yaitu Lailatul Qadr.