Terpantau.com – Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 4 Menabur harap Di Muntilan, dengan tokoh Eve, Erwin dan Ryan. Novel pentigraf ini, disajikan satu pentigraf atau cerita pendek tiga paragraf yang berkesinambungan dengan pentigraf berikutnya.
Novel pentigraf novel Siwi Susilaningsih, berkisah tentang kisah cinta antara seorang perempuan unmarried, Eve beranak satu yang ditinggal suaminya karena hilang dalam satu kerusuhan politik. Pada saat mencari kejelasan tentang suaminya, ia bertemu dengan dua lelaki yaitu Erwin dan Ryan.
Kisah cinta antara Eve dan kedua lelaki tadi yaitu Erwin dan Ryan sangat unik. Disajikan dalam novel pentigraf, novel Siwi Susilaningsih ini serasa segar dan aktual. Bagaimana cerita yang terjalin sungguh memberikan warna baru bagi pembaca.
Baca Juga: TPN Ganjar Mahfud Gelar Konsolidasi Akhir Tahun, Mantapkan Strategi Pemenangan
Eve bekerja di bidang yang berhubungan dengan parfum sesuai jurusan yang diambilnya sewaktu kuliah.
Erwin seorang akuntan publik, teman SMA suami Eve yang hilang.
Ryan, seorang artis atau seniman patung dan seni instalasi yang lain.
Stay Tune!
Bagian 4. Menabur Harap Di Muntilan.
Episode 120. Tidak Goyah, Uang Kembali
“Nggak menginap saja?” Canda Erwin ketika kami siap-siap untuk balik ke rumahku. Aku masih teguh pada pendirianku untuk belum membalas candaan Erwin. Masih jaim tepatnya. Ada pekerjaan yang menungguku di rumah dan Erwin juga harus masuk kantor besok. Kali ini dia tidak membawa Dullah untuk mengantarku, tapi dia menyetir sendiri. Erwin beralasan, gantian Dullah biar yang libur. Ceritanya Dullah harus pulang kampung karena ada keperluan keluarga. Ada pesta pernikahan keponakannya dan dia harus menjadi wali nikah, sebagai ganti orangtua.
Candaan Erwin tadi rupanya tidak main-main, karena sesampai di rumahku dia memberikan satu kunci rumah. “Kalau-kalau aku membutuhkan bantuanmu Eve, selama Dullah cuti,” begitu alasan Erwin. Walau agak ragu, aku terima juga kunci rumah Erwin ini demi hubungan baik. Erwin pun pamit berlalu.