• Selasa, 6 Desember 2022

Novel Penagraf Ivy, 'Tanda Tangan Yang Bikin Penasaran'

- Kamis, 24 November 2022 | 15:15 WIB
Novel Penagraf Ivy, 'Tanda Tangan Yang Bikin Penasaran' (facebook tes kepribadian)
Novel Penagraf Ivy, 'Tanda Tangan Yang Bikin Penasaran' (facebook tes kepribadian)

Terpantau.com - Kita lanjut ya menampilkan cerita fiksi, novel penagraf atau novel yang terdiri dari cerita pendek lima paragraf.

Berbeda dengan pentigraf yang merupakan cerita pendek tiga paragraf, Novel penagraf tentunya cerita pendek yang terdiri dari lima paragraf.

Novel penagraf yang diunggah kali ini berjudul Ivy. Ivy berkisah tentang percintaan seorang gadis yang hampir patah hati karena ditinggal kekasihnya namun oleh suatu keadaan mereka bertemu lagi dengan berbagai kisah pelik yang membelit mereka.

Stay tune ya.

Baca Juga: Ingin Liburan Ke Solo? Cobain Citycation di Kota Solo Ke 5 Tempat Instagramable Ini

Tanda Tangan Yang Bikin Penasaran

Tak henti-hentinya aku mengagumi bumi Pangururan ini. Wilayah yang berada di sekitar Danau Toba ini sungguh memanjakan mata. Iklim tropis, namun memberikan kesejukan yang memikat. Aku mungkin datang di bulan yang tepat. Di akhir bulan Juli, bulan terkering dan awal Agustus, bulan paling dingin. Tapi ada kehangatan yang mendekap hatiku. Diaz. Suhu udara di bulan Agustus bisa mencapai 19 derajat. Aku sudah memperhitungkan semua itu, termasuk syal, sweater dan jaket, kugotong juga ke sini.

"Sebentar lagi sampai, say..." kata Diaz. Aku sampai melongo. Terpana, sungguh. Ingin ku mengucek mataku, meyakinkan telingaku mendengar kalimat yang tepat. "Kamu tuh ya, selalu begitu. Gumunan!" kata Diaz lagi. Harus kuakui kalau aku orangnya lurus-lurus saja, bahkan kadang terlalu lugu dan kurang bisa membaca apa yang ada di balik setiap peristiwa. Diaz membelokkan mobilnya, memasuki halaman yang luas. Aku memekik dalam hati: Wow. Di halaman depan ada semacam Joglo, rumah khas Jawa. Aku menduga ini pasti hasil negosiasi antara Diaz dan Ruth.

Diaz memarkir mobilnya, agak jauh dari Joglo dan rumah utamanya. Aku turun, berjalan ke belakang membuka pintu dan mengambil kue. Diaz menuju bagasi, mengambil bunga meja. Aku menutup pintu, siap untuk menuju rumahnya. Pintu kututup dengan lembut. Diaz ada di belakangku. Sungguh tak kuduga, dia menciumi rambutku. Ya Allah, dera apalagi yang harus kuterima. Dia nekad sekali. Ini di rumahnya. Aku menengok kiri kanan, mencuri lihat, jangan-jangan ada CCTV. Bodohku bertambah kelihatan, kalaupun ada CCTV, pasti Diaz lebih tahu daerah blank spotnya.

Halaman:

Editor: Tasia Wulandari

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Novel Penagraf Ivy, 'Kabut Ungu yang Berangsur Biru'

Selasa, 6 Desember 2022 | 15:15 WIB

Fabel Aesop: Serigala dan Burung Bangau

Senin, 5 Desember 2022 | 20:55 WIB

Novel Penagraf Ivy, 'Mundur Alon-Alon'

Senin, 5 Desember 2022 | 15:15 WIB

Fabel Aesop: Dua Ekor Kambing

Minggu, 4 Desember 2022 | 20:50 WIB

Novel Penagraf Ivy, 'Para Pemain Sandiwara'

Minggu, 4 Desember 2022 | 15:15 WIB

Fabel Aesop:Burung Hantu Tua dan Belalang

Sabtu, 3 Desember 2022 | 20:50 WIB

Novel Penagraf Ivy, 'Makan Malam yang Penuh Tanya'

Sabtu, 3 Desember 2022 | 15:15 WIB

Fabel Aesop : Ibu dan Serigala

Jumat, 2 Desember 2022 | 20:55 WIB

Novel Penagraf Ivy, 'Kezia, Si Cinnamon Roll Inang'

Jumat, 2 Desember 2022 | 15:15 WIB

Fabel Aesop: Kisah Rubah Tanpa Ekor

Kamis, 1 Desember 2022 | 21:10 WIB

Fabel Aesop: Semut dan Merpati

Rabu, 30 November 2022 | 20:07 WIB

Novel Penagraf Ivy, Senyum Di Kaca Spion

Rabu, 30 November 2022 | 15:15 WIB

Fabel Aesop: Monyet dan Unta

Selasa, 29 November 2022 | 17:05 WIB

Novel Penagraf Ivy, 'Puisi-Puisi yang Akrab Dengan Kami'

Selasa, 29 November 2022 | 15:17 WIB

Fabel Aesop: Burung Elang dan Burung Gagak

Senin, 28 November 2022 | 17:07 WIB
X