• Minggu, 5 Februari 2023

Novel Penagraf Ivy, 'Kabut Ungu yang Berangsur Biru'

- Selasa, 6 Desember 2022 | 15:15 WIB
Novel Penagraf Ivy, 'Kabut Ungu yang Berangsur Biru' (PublicDomainPictures )
Novel Penagraf Ivy, 'Kabut Ungu yang Berangsur Biru' (PublicDomainPictures )

Terpantau.com - Lanjut lagi menampilkan cerita fiksi, novel penagraf atau novel yang terdiri dari cerita pendek lima paragraf.

Berbeda dengan pentigraf yang merupakan cerita pendek tiga paragraf, Novel penagraf tentunya cerita pendek yang terdiri dari lima paragraf.

Novel penagraf yang diunggah kali ini berjudul Ivy. Ivy berkisah tentang percintaan seorang gadis yang hampir patah hati karena ditinggal kekasihnya namun oleh suatu keadaan mereka bertemu lagi dengan berbagai kisah pelik yang membelit mereka.

Stay tune ya.

Kabut Ungu Yang Berangsur Biru

Aku bangun kesiangan, karena semalam tidak bisa tidur. Aku gelisah. Tidurku semalam adalah tidur karena kelupaan, bukan karena mengantuk. Kulihat jam di dinding menunjukkan angka 08.00. Masih ada waktu satu jam bagiku untuk bersiap diri, dan sarapan di restoran. Walau hatiku masih galau dan nafsu makanku sedang drop, tapi aku harus makan. Harus ada asupan nutrisi untuk melanjutkan hari ini. Ternyata bicara itu tak semudah kusangka. Semalam aku sudah yakin benar kalau aku   akan melupakan Diaz. Tapi bangun pagi ini, moodku koq tiba-tiba berubah. “Dasar nggak jelas..,” aku mengguman sendiri.

Baca Juga: Wisata Museum: Sejarah Gereja di Balkon Katedral Jakarta

Tepat jam 08.30 aku sudah siap menuju restoran. Aku melihat Rio masih ada di tempatnya. Tidak salahkah? Harusnya dia sudah pulang, dan sudah ganti shift. Kusapa dia, koq masih di kantor?  Rio menjawab: Iya bu, saya lembur. Jawaban Rio cukup masuk akal. Kulanjutkan perjalananku ke restoran. Aku mengambil tempat duduk menghadap ke perpustakaan, setelah kuambil Pancake dengan maple sirupnya dan minum juice jeruk serta teh tawar.

Aku tersedak kaget, ketika kulihat dari arah perpustakaan, Rio menenteng buku kliping semalam yang aku baca. Nah kan. perkiraanku benar. Kliping itu bisa mendadak hilang dari rak. Tapi kali ini aku melihat siapa yang memindahkannya. Rio berjalan ke arah restoran dan menuju ke arahku. Aku membatin, mau apa ini anak? Mau mengasih buku klipping padaku. Aku hampir yakin Rio akan memberikannya padaku, sampai sepasang tangan kuat itu menepuk pundakku. Aku terbelalak kaget.

Halaman:

Editor: Tasia Wulandari

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Novel Penagraf Ivy, 'Just Engaged'

Sabtu, 4 Februari 2023 | 15:15 WIB

Ceriakan Hari Valentine Dengan Pentigraf 'Biru'

Sabtu, 4 Februari 2023 | 09:29 WIB

Novel Penagraf Ivy, 'Maskawin Pertama'

Kamis, 2 Februari 2023 | 15:15 WIB

Novel Penagraf Ivy, 'When A Man Loves A Woman'

Rabu, 1 Februari 2023 | 15:15 WIB

Novel Penagraf Ivy, 'Providensia'

Selasa, 31 Januari 2023 | 15:15 WIB

Novel Penagraf Ivy, 'Resign'

Senin, 30 Januari 2023 | 15:15 WIB

Novel Penagraf Ivy, 'Kudapatkan Saksi Pernikahanku'

Minggu, 29 Januari 2023 | 15:15 WIB

Novel Penagraf Ivy, 'Three Times A Lady'

Sabtu, 28 Januari 2023 | 15:15 WIB

Novel Penagraf Ivy, 'Aku Tak Mau Kehilanganmu, Iv'

Jumat, 27 Januari 2023 | 15:15 WIB

Novel Penagraf Ivy, 'Kulepas Diaz'

Kamis, 26 Januari 2023 | 15:15 WIB
X