Situs sosial media saat pertama kali populer, banyak orang mengambil tindakan personal untuk bertemu dengan teman atau bahkan pasangan. Saat ini, mungkin anggapan sinis telah dinormalisasi. Frank bercerita, ia memiliki banyak kontak teman dalam ranah digital, seperti dari Zoom dan Facetime. Artinya, apabila sosial media adalah ruang di mana Anda merasa terhubung, divalidasi, dan didukung, maka tidak ada alasan untuk mengabaikan teman online Anda. Mungkin bertatap muka lebih menguntungkan, tetapi manfaat persahabatan secara keseluruhan tetap saja bisa didapat dengan cara ini.
4. Persahabatan itu bersifat selamanya
Teman tidak selalu selamanya. Tetap menjalin hubungan karena takut terlihat tidak setia, termasuk bentuk pengkhianatan terhadap diri sendiri lho, tulis Frank. Jadi, kenali batasan Anda dan jika hubungan pertemanan telah merugikan atau melewati batas, tak apa mundur selangkah atau menutup halaman sementara. Penting diketahui, tidak ada aturan pasti yang mengatakan Anda harus mempertahankan orang lain dalam hidup. Kalau Anda tidak merasa nyaman atau hubungan terasa toksik, Anda boleh merasa sedih tetapi tak perlu juga tetap berada dalam hubungan yang tak sehat.
Banyak sekali konsep persahabatan, tetapi menetapkan batasan dengan cara mengatakan tidak, mengatasi konflik, mengkhawatirkan teman-teman Anda tanpa mengorbankan ketenangan Anda, semuanya merupakan topik yang berguna dan penting.
Meskipun pertemanan memiliki manfaat yang luar biasa, penting untuk mengingat bahwa tidak semua pertemanan akan sempurna, dan mungkin ada saat-saat konflik atau ketidaksepahaman. Namun, dengan komunikasi yang baik dan usaha bersama, banyak masalah dapat diatasi. Jadi, ya, setiap orang membutuhkan sahabat untuk mendukung, memahami, dan berbagi dalam perjalanan hidup mereka. ***