travel

8 Tempat Wisata Paling Horor di Indonesia yang Terkenal dengan Nuansa Mistis dan Keangkerannya

Sabtu, 29 April 2023 | 14:09 WIB
Lawang Sewu salah satu tempat wisata horor di Indonesia

Terpantau.com -  Indonesia memiliki berbagai tempat wisata yang indah dan menarik, namun di balik keindahannya, terdapat juga beberapa tempat yang dianggap angker dan menyeramkan.

Indonesia juga memiliki tempat wisata horor yang populer. Banyak bangunan dan situs bersejarah bernuansa mistis yang menarik untuk dieksplore.

Tak heran jika tempat-tempat yang misterius tersebut menjadi tempat wisata horor di Tanah Air. Buat kalian yang penasaran dengan keseruannya, kalian wajib mengunjungi beberapa tempat wisata horor dan angker berikut ini:

Baca Juga: May Day 2023, Ini Sejarah Peringatan Hari Buruh Sedunia hingga jadi Hari Libur Nasional di Indonesia

1. Desa Trunyan

Desa Trunyan Kintamani, Bali (kintamani.id)

Jika umumnya jenazah akan dimakamkan dengan cara dikubur dalam tanah maupun dikremasi, Desa Trunyan di Bali punya tradisi yang unik dan berbeda. Di desa yang dekat dengan Danau Batur ini, jenazah orang yang sudah meninggal tidak dikubur tapi diletakkan di atas tanah.

Sebagai prosesi adat, jenazah diletakkan di bawah sebuah pohon Taru Menyan. Meski jenazah hanya diletakkan begitu saja di atas tanah, jenazah tidak menimbulkan bau busuk.

Warga setempat yakin jika pohon Taru Menyan bisa menyerap bau busuk dari jenazah. Saat mengunjungi desa Trunyan, jangan kaget jika kamu melihat kurungan bambu yang didalamnya berisi jenazah. Disini, kalian tidak hanya melihat kebudayaan menarik, tapi juga akan merasakan nuansa mistis dan horor yang cukup kental.

2. Lawang Sewu

Lawang Sewu

Lawang Sewu merupakan tempat wisata horor yang cukup terkenal. Bangunan tua yang dibangun di zaman Belanda ini menjadi ikon kota Semarang sekaligus destinasi wisata sejarah.

Sesuai namanya, Lawang Sewu memiliki sedikitnya 429 pintu dengan lebih dari 1200 daun pintu. Meski tercatat memiliki total jumlah pintu secara pasti, konon jumlah itu berubah saat dihitung.Meski sudah berdiri sejak tahun 1904, bangunan ala Eropa ini rutin dirawat sehingga tetap kokoh dan juga bersih.

Bangunan ini dulunya digunakan sebagai kantor administrasi untuk perusahaan kereta api di zaman Belanda. Sementara di masa pendudukan Jepang, Lawang Sewu beralih fungsi menjadi penjara.

Halaman:

Tags

Terkini

5 Rekomendasi Tempat Hangout Hits di Jakarta

Jumat, 12 Juli 2024 | 13:12 WIB

8 Destinasi Liburan Sekolah yang Menyenangkan

Rabu, 5 Juni 2024 | 11:02 WIB