news

Berani Keluar dari Zona Nyaman Dapat Membantu Anda Menghargai Diri Sendiri!

Sabtu, 16 Maret 2024 | 14:25 WIB
Ilustrasi: Berani keluar dari zona nyaman memperkuat rasa percaya diri dan menghargai diri sendiri

Terpantau.com -  Pernahkah Anda merasa terjebak dalam rutinitas sehari-hari yang membuat Anda merasa nyaman, tetapi juga terlalu monoton? Mungkin saatnya bagi Anda untuk mempertimbangkan untuk keluar dari zona nyaman Anda. Meskipun mungkin terdengar menakutkan, langkah ini sebenarnya dapat membantu Anda menghargai diri sendiri dengan cara yang baru dan menyegarkan.

Seringkali, kita cenderung menghindari hal-hal yang membuat kita merasa tidak nyaman atau takut. Namun, hal ini sebenarnya dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan pribadi kita.

Ketika kita memutuskan untuk keluar dari zona nyaman, kita memberi diri kita kesempatan untuk belajar hal-hal baru, mengatasi ketakutan, dan mengembangkan diri kita secara pribadi.Tentu saja, keluar dari zona nyaman tidaklah mudah. Anda mungkin akan dihadapkan pada tantangan-tantangan baru yang tidak pernah Anda hadapi sebelumnya.

Namun, justru inilah yang akan membantu Anda tumbuh dan berkembang sebagai individu. Dengan menghadapi tantangan-tantangan ini, Anda akan belajar lebih banyak tentang diri Anda sendiri, memperkuat ketahanan mental dan emosional, serta meningkatkan rasa percaya diri.

Baca Juga: Mengenal Makna dan Tradisi Idul Fitri di Indonesia

Sebuah studi menemukan bahwa keluar dari zona nyaman seperti tinggal di luar negeri dan jauh dari rumah membantu seseorang untuk bisa lebih mengembangkan dirinya.

"Ketika Anda keluar dari zona nyaman, seperti teman-teman, lingkungan, atau keluarga; itu artinya Anda memulai dari awal," ujar pelatih karir Jenn DeWall, dilansir dari Bustle.

Hal-hal yang membuat percaya diri, seperti teman yang mendukung atau menjadi terbaik dalam pekerjaan, tidak ada lagi.

"Tinggal di luar negeri mengharuskan Anda menemukan dan bertemu orang-orang baru, membangun dan mengembangkan kesadaran diri Anda untuk menanggapi tantangan baru dan situasi hidup di luar negeri," tambah DeWall.

Untuk lebih melihat manfaat dari tinggal di luar negeri, para ilmuwan sosial di Rice University, Columbia University, dan University of North Carolina merekrut peserta dari panel online, peserta program pascasarjana internasional, kemudian meminta mereka menyelesaikan survei tentang tinggal di luar negeri.

Para peneliti menemukan bahwa hidup di luar negeri memicu refleksi yang memihak diri sendiri di mana seseorang cenderung masuk kedalam budaya baru yang berbeda dengan budaya asal. Refleksi tersebut membantu seseorang lebih mengenal diri sendiri dan menghargai diri sendiri.

Proses mengenal diri sendiri membutuhkan waktu yang lama dan tak pernah berakhir. Namun, keluar dari zona nyaman adalah salah satu cara untuk mempelajari diri sendiri.

"Sangat penting untuk memiliki rasa kejelasan tentang siapa kita karena itu secara langsung berkorelasi dengan kebahagiaan dan kepercayaan diri kita," kata DeWall.

Ia melanjutkan, ketika kita tahu siapa kita, kita dapat membuat keputusan yang membuat kita bahagia. Semakin banyak keputusan yang membuat kita bahagia, kita semakin percaya diri.

Halaman:

Tags

Terkini