news

Jelang KTT ASEAN 2023, Presiden Jokowi Tegaskan ASEAN Tidak Boleh Jadi Proksi Negara Lain

Senin, 8 Mei 2023 | 07:04 WIB
Presiden Jokowi tegaskan ASEAN tidak boleh menjadi proksi negara mana pun

 

Terpantau.com Menjelang gelaran KTT ASEAN 2023, Presiden Jokowi menegaskan ASEAN tidak boleh menjadi proksi bagi negara atau pihak mana pun.

“Prinsip Indonesia di keketuaan ASEAN adalah kolaborasi dan kerja sama dengan siapa pun dan kita tidak ingin ASEAN menjadi proksi siapa pun, proksi negara mana pun,” kata Presiden Jokowi menjelang KTT ASEAN 2023 di Labuan Bajo dilansir presidenri.go.id.

Baca Juga: Presiden Jokowi Dorong Kawasan ASEAN Menjadi Pusat Produksi

Presiden Jokowi menginginkan ASEAN tetap terbuka dan bisa bekerja sama dengan negara mana pun. Dengan demikian, setiap masalah bisa diselesaikan dengan pendekatan dialog, termasuk dalam isu Myanmar yang juga akan menjadi salah satu poin pembahasan para pemimpin ASEAN pada KTT ke-42 ini.

“Iya, secara khusus akan dibahas. Tapi, acuan kita tetap untuk Myanmar, acuan kita tetap ‘5 Point of Consensus’, itu tetap menjadi acuan, tetapi harus dengan dialog, bukan karena–menurut saya sanksi itu bukan sebuah solusi,” kata Presiden Jokowi.

Baca Juga: KTT ASEAN Siap Digelar di Labuan Bajo, Ini 8 Agenda Utama Pertemuan yang Telah Dijadwalkan Pemerintah

Ia pun berharap agar konflik di Myanmar dapat segera diselesaikan. Setidaknya ada tiga hal yang ditekankan Presiden Jokowi terkait isu Myanmar, mulai dari penghentian kekerasan hingga mendorong peran aktif dari Myanmar dalam dialog-dialog.

“Pertama, kekerasan harus dihentikan, segera dihentikan. Yang kedua, bantuan kemanusiaan harus sampai ke rakyat di Myanmar. Yang ketiga, dialog–ini yang penting–yang ingin kita yang aktif tidak hanya di sini, tetapi juga di Myanmar sendiri juga harus aktif untuk berperan dalam dialog-dialog yang ingin kita lakukan,” katanya.

Tags

Terkini