Terpantau.com Presiden Jokowi menyatakan komitmen pemerintah untuk terus memperkuat perlindungan terhadap warga negara Indonesia (WNI). Berkaitan dengan hal tersebut, pemerintah terkini telah berhasil mengevakuasi WNI dari Sudan.
“Di tengah berbagai kesulitan yang ada di sana, pemerintah berhasil mengevakuasi WNI dari Sudan. Per hari ini, jumlah WNI yang telah dievakuasi sebanyak 969 orang, 936 sudah pulang dan 33 sudah berada di lokasi yang aman di luar Sudan,” kata Presiden Jokowi.
Baca Juga: Puan Maharani Tinjau Pelayanan Paspor WNI Overstay di Arab Saudi
“Ke depan, perlindungan WNI akan terus kita tingkatkan dan kita perkuat,” imbuhnya.
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam keterangannya di Jakarta pada Jumat (5/5/2023) lalu, menjelaskan bahwa penangkapan WNI dari Sudan dirancang dengan sangat matang. Evakuasi dijalankan melalui sebuah operasi yang senyap tapi cepat.
“Kenapa kita selalu memilih operasi yang senyap, karena semua menyangkut masalah keselamatan dan keamanan dari WNI yang akan kita tangkap karena situasi setempat selalu sangat dinamis, sangat cair, dan dapat mengancam keselamatan para WNI,” ujarnya.