news

Presiden Jokowi Tegaskan Harga Kebutuhan Pokok Jelang Natal dan Tahun Baru Masih Terkendali

Jumat, 23 Desember 2022 | 11:21 WIB
Presiden Jokowi blusukan ke Pasar Cigombong, Kabupaten Bogor bersama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Jumat (23/12/2022). (Youtube Sekretariat Presiden)

Terpantau.com Presiden Jokowi menyebut bahwa harga kebutuhan pokok masyarakat di pasar masih terkendali menjelang hari raya Natal dan Tahun Baru 2023.

Hal tersebut disampaikan Jokowi usai mengunjungi Pasar Cigombong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (23/12/2022). Jokowi blusukan ke Pasar Cigombong bersama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

"Saya dengan Pak Gubernur Pak Ridwan Kamil tadi utamanya cek harga barang-barang menjelang Natal dan tahun baru. Saya senang beberapa barang tadi harganya turun, ada dua yang naik daging daging yang beku naik dari 85 ke 95 tapi yang daging lokal harganya tetap," kata Jokowi dalam keterangannya yang disiarkan YouTube Sekretariat Presiden.

Baca Juga: Pantau Inflasi Akhir Tahun, Presiden Jokowi Cek Harga Bahan Pangan di Pasar Kemuning Pontianak

"Kemudian bawang merah naik 2 ribu bawang putih turun dan telur juga turun. Tadi beberapa turun ada satu dua naik. Saya kira masih semuanya terkendali terkelola," ujarnya

Jokowi menyebut bahwa kondisi nasional kurang lebih sama dengan keadaan pasar yang baru saja dia kunjungi itu. Dirinya telah mengunjungi berbagai pasar beberapa waktu belakangan dan rata-rata sama.

"Ya kurang lebih sama, kita kan tidak hanya disini saja masuk ke pasarnya kurang lebih sama kurang lebih pasti sama. Misalnya kayak cabe sekarang turunnya agak drastis sampai ke Rp30 ribu biasanya di atas Rp60 sudah Rp30 ribu misalnya," kata katanya.

Baca Juga: Puan Maharani Ingatkan Pemerintah untuk Kendalikan Harga Bahan Pokok Jelang Libur Natal dan Tahun Baru 2023

Namun demikian, Presiden mengungkapkan bahwa bakal ada kenaikan harga sedikit pada beras menjelang Natal dan Tahun Baru.

"Jadi sangat baik menjelang Natal dan tahun baru mungkin yang agak-agak sedikit baik beras juga naik," ujarnya.

Tags

Terkini