Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 5, Persemaian Hati Tuaian Jiwa, 'Teka Teki yang Harus Dengan Sabar Kutunggu Jawabannya'

photo author
Siwi Susilaningsih, Terpantau
- Kamis, 7 Maret 2024 | 15:15 WIB
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 5, Persemaian Hati Tuaian Jiwa, 'Teka Teki yang Harus Dengan Sabar Kutunggu Jawabannya'  (Pixabay/Annette Meyer)
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 5, Persemaian Hati Tuaian Jiwa, 'Teka Teki yang Harus Dengan Sabar Kutunggu Jawabannya' (Pixabay/Annette Meyer)

Terpantau.com - Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 5 Persemaian Hati Tuaian Jiwa, dengan tokoh Eve, Erwin dan Ryan. Novel pentigraf ini, disajikan satu pentigraf atau cerita pendek tiga paragraf yang berkesinambungan dengan pentigraf berikutnya.

Novel pentigraf novel Siwi Susilaningsih, berkisah tentang kisah cinta antara seorang perempuan unmarried, Eve beranak satu yang ditinggal suaminya karena hilang dalam satu kerusuhan politik. Pada saat mencari kejelasan tentang suaminya, ia bertemu dengan dua lelaki yaitu Erwin dan Ryan.

Kisah cinta antara Eve dan kedua lelaki tadi yaitu Erwin dan Ryan sangat unik. Disajikan dalam novel pentigraf, novel Siwi Susilaningsih ini serasa segar dan aktual. Bagaimana cerita yang terjalin sungguh memberikan warna baru bagi pembaca.

Baca Juga: Bilateral Meeting, Puan Maharani dan Ketua Parlemen Prancis Diskusi Hangat Soal Isu Perempuan dan Pemilu

Eve bekerja di bidang yang berhubungan dengan parfum sesuai jurusan yang diambilnya sewaktu kuliah.

Erwin seorang akuntan publik, teman SMA suami Eve yang hilang.

Ryan, seorang artis atau seniman patung dan seni instalasi yang lain.

Stay Tune!

Bagian 5. Persemaian Hati Tuaian Jiwa.

Baca Juga: Rumor Santer Beredar Xiao Zhan Dan Li Qin Akan Tampil Keenam Kalinya Dalam Dracin Ini

Episode 184. Teka Teki yang Harus Kutunggu Dengan Sabar Jawabannya

Aku sambil mengucek mataku, tidak percaya dengan perubahan sikap Erin. Kemarin waktu di Jakarta, dia sepertinya jaim banget dan sebagai Sekretaris Erwin mosok iya dia bisa berubah drastis begini. Dari yang formil banget menjadi easy going dan terbuka.

Baca Juga: Puan Maharani Hadiri KTT Ketua Parlemen Perempuan Dunia di Prancis

Erin memeluk Erwin. Aku semakin kaget! Berani bener ini orang dalam batinku. Erwin juga tidak keberatan. Aku semakin tersudut. Kemudian Erin mendekatkan tubuhnya padaku, seolah ingin memelukku. Aku mematung karena bingung harus bereaksi bagaimana.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Tasia Wulandari

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X