Terimbas Konflik, 7.000 Turis Rusia Terdampar di Thailand

photo author
Tasia Wulandari, Terpantau
- Jumat, 11 Maret 2022 | 22:02 WIB
Kawasan wisata Phuket, Thailand. (Pixabay)
Kawasan wisata Phuket, Thailand. (Pixabay)

TERPANTAU - Ribuan turis Rusia terdampar di Thailand, konsekuensi dari sanksi negara-negara Barat terhadap invasi negara federasi itu ke Ukraina.

Pembatalan penerbangan, mata uang rubel yang jatuh bebas dan masalah pembayaran akibat terputusnya bank-bank Rusia dari sistem global Swift telah menyebabkan lebih dari 7.000 orang Rusia dalam keadaan limbo di tempat-tempat seperti Phuket, Koh Samui, Pattaya dan Krabi, kata kepala otoritas pariwisata Thailand, Yuthasak Supasorn.

“[Apapun yang terjadi], kita harus menjadi tuan rumah yang baik dan menjaga semua orang. Masih ada turis Rusia dalam perjalanan ke sini,” paparnya. Kedutaan Rusia di Bangkok tidak segera menanggapi permintaan komentar yang diajukan South China Morning Post tentang warga mereka yang terdampar di Thailand.

Presiden Asosiasi Pariwisata Phuket Bhumikitti Ruktaengam telah meminta pengelola hotel-hotel di daerahnya untuk menurunkan biaya penginapan sekaligus memperpanjang masa huni para turis Rusia.

Thailand merupakan 1 dari 141 negara yang mendukung resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa agar Rusia menarik pasukan dari Ukraina. Pada 2019, Thailand menerima 1,4 juta pengunjung Rusia. Pada Januari, terhitung sekitar 23.000 orang Rusia berkunjung ke Thailand. Jumlahnya mewakili sekitar seperlima dari total kedatangan di Negeri Gajah Putih.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Tasia Wulandari

Tags

Rekomendasi

Terkini

5 Rekomendasi Tempat Hangout Hits di Jakarta

Jumat, 12 Juli 2024 | 13:12 WIB

8 Destinasi Liburan Sekolah yang Menyenangkan

Rabu, 5 Juni 2024 | 11:02 WIB
X