Ingin Sehat Selalu? Jangan Konsumsi 3 Makanan dan Minuman yang Bisa Merusak Otak Ini!

photo author
Tim Terpantau 02, Terpantau
- Rabu, 3 Agustus 2022 | 20:10 WIB
 Delapan kebiasaan sehari-hari yang bisa merusak otak (Pinterest)
Delapan kebiasaan sehari-hari yang bisa merusak otak (Pinterest)

Terpantau.com - Tidak hanya organ tubuh seperti jantung, paru-paru, hati dan mata saja yang perlu kita perhatikan, tetapi otak kita juga perlu, lho, untuk dijaga.

Salah satu cara untuk menjaga kesehatan otak kita adalah dengan memperhatikan asupan makanan serta minuman yang kita konsumsi setiap harinya.

Dilansir terpantau.com dari Healthline, ini dia makanan dan minuman yang sebiaknya kamu hindari agar tidak merusak otak:

1. Minuman manis

Asupan minuman manis yang berlebihan meningkatkan kemungkinan terkena diabetes, yang telah terbukti meningkatkan risiko penyakit Alzheimer.

Selain itu, kadar gula yang lebih tinggi dalam darah dapat meningkatkan risiko demensia, bahkan pada orang tanpa diabetes.

2. Karbohidrat halus

Karbohidrat olahan termasuk gula dan biji-bijian yang diproses, seperti tepung putih.

Karbohidrat halus memiliki indeks glikemik (GI) dan beban glikemik (GL) yang tinggi.

Makanan yang tinggi GI dan tinggi GL telah ditemukan untuk merusak fungsi otak.

3. Makanan Tinggi Lemak Trans

Lemak trans buatan ini dapat ditemukan dalam shortening, margarin, frosting, makanan ringan, kue siap pakai, dan kue kering kemasan.

Studi telah menemukan bahwa ketika orang mengonsumsi lemak trans dalam jumlah yang lebih tinggi, mereka cenderung memiliki peningkatan risiko penyakit Alzheimer, memori yang lebih buruk, volume otal yang lebih rendah, dan penurunan kognitif.(BIA)***

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Suci Andrianti

Sumber: Health Benefit

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Kenali 4 Gejala Awal Tubuh Mengalami Dehidrasi

Senin, 20 Mei 2024 | 20:27 WIB

10 Tips Agar Terhindar dari Penyakit Hipertensi

Jumat, 17 Mei 2024 | 22:29 WIB
X