Cegah Diabetes Hanya Dengan Jalan Kaki Santai Setelah Makan, Emang Bisa?

photo author
Suci Andrianti, Terpantau
- Rabu, 24 Agustus 2022 | 13:05 WIB
Menurut studi, jalan santai bisa turunkan risiko diabetes (Ilustrasi/Antara Foto)
Menurut studi, jalan santai bisa turunkan risiko diabetes (Ilustrasi/Antara Foto)

Terpantau.com - Siapa yang tidak mengenal penyakit diabetes? Penyakit ini bisa menyerang siapa saja baik laki-laki ataupun perempuan dan tidak memandang usia penderita.

Hidup dengan diabetes sangat tidak nyaman. Selain bisa menyebabkan komplikasi, penderita diabetes juga harus tergantung pada obat dan menjalani diet seumur hidupnya.

Namun ternyata hal tersebut dapat dicegah secara dini hanya dengan jalan kaki santai saja, lho. 

Jalan kaki dengan santai sungguh memberikan khasiat yang beragam. Mulai dari kebugaran, meningkatkan stamina, mencegah osteoporosis. Jalan kaki dengan santai juga ternyata juga bisa mencegah diabetes.

Sebuah peneltiian yang melibatkan partisipan dengan diabetes tipe 1 meminta para partisipan tersebut jalan kaki dengan santai selama 30 menit setelah makan. Sementara sebagian partisipan makan jenis makanan yang sama tapi tidak aktif.

Hasilnya, partisipan yang jalan kaki setelah makan mengalami peningkatan kadar glukosa sekitar 4,5 mmol/l, namun partisipan yang tidak aktif mengalami peningkatan kadar glukosa sekitar 7 mmol/l setelah makan. Puncak peningkatan kadar glukosa terjadi antara 1-1,5 jam setelah makan.
 
Lalu, saat berjalan kaki dengansantai 2–5 menit setelah makan, kadar glukosa dan insulin setelah makan berkurang secara signifikan dibanding mereka yang duduk saja. Setelah dibandingkan dengan berdiri, ternyata berjalan setelah makan lebih baik dalam menurunkan kadar glukosa dan insulin.

Pemimpin penelitian sekaligus kandidat PhD di University of Limerick, Aidan J. Buffey menjelaskan temuan penelitiannya dan tim. Menurut Buffey, olahraga ringan seperti jalan kaki santai bisa mencegah resistansi insulin yang menyebabkan diabetes tipe 2 dan penyakit kardiovaskular lainnya.

Studi tersebut secara spesifik menunjukkan bahwa manfaat berdiri dan jalan santai lebih terlihat 60–90 menit setelah makan.

Buffey memaparkan bahwa jalan santai lebih efektif dibanding berdiri saja karena kontraksi otot yang lebih banyak dibanding berdiri. Kontraksi otot inilah yang memproses banyak glukosa sebagai energi.

"Kontraksi otot ini meningkatkan pemecahan glukosa di otot rangka," tambah Buffey.

Selain dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit diabetes tipe 2, berjalan mempercepat proses pencernaan, yang dapat mencegah masalah seperti kembung dan makan berlebihan.

Berjalan-jalan ringan setelah makan merangsang metabolisme dan membantu membakar kalori.

Jalan kaki dengan santai setelah makan juga dikatakan dapat mengurangi keinginan makan makanan manis yang biasanya dialami setelah makan. Aktivitas ringan ini juga meningkatkan sirkulasi darah ke seluruh tubuh dan membuat lebih bersemangat.

Dicoba yaa guys, jangan rebahan terus. Enggak baik untuk kesehatan.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Suci Andrianti

Sumber: medicalhealthtoday.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Kenali 4 Gejala Awal Tubuh Mengalami Dehidrasi

Senin, 20 Mei 2024 | 20:27 WIB

10 Tips Agar Terhindar dari Penyakit Hipertensi

Jumat, 17 Mei 2024 | 22:29 WIB
X