Lagu yang Pas Diresapi Ketika Rabu Abu, Take These Ashes : Abu Sebagai Tanda Pertobatan

photo author
Siwi Susilaningsih, Terpantau
- Rabu, 7 Februari 2024 | 08:15 WIB
Lagu yang Pas Diresapi Ketika Rabu Abu, Take These Ashes : Abu Sebagai Tanda Pertobatan (Renungan Pagi)
Lagu yang Pas Diresapi Ketika Rabu Abu, Take These Ashes : Abu Sebagai Tanda Pertobatan (Renungan Pagi)

Terpantau.com - Pada tanggal 14 Februari, sebagaimana  tradisi dari Gereja  Katolik  yang tercermin dalam kalender Liturgi 2024, masa Pra Paskah dimulai dengan hari Rabu Abu.

Dalam rangkaian Paskah, terdapat masa Pra Paskah yang terdiri dari 6 minggu, dan kemudian dilanjutkan dengan Pekan Suci. Tentunya renungan dari hari ke hari dapat berbeda.

Masa Pra Paskah diisi dengan puasa dan pantang. Juga yang tak kalah penting adalah merenung atau retreat yang artinya mundur. Mundur dari beberapa kebiasaan sehari-hari dengan maksud lebih memberikan ruang hati untuk mengadakan renungan pribadi.

Kali ini mari kita meresapi salah satu lagu yang terkait dengan Rabu Abu yang berjudul Take These Ashes

Baca Juga: Rumor Angelababy dan Li Xian Akan Syuting Drama Baru Memicu Kontroversi

Take These Ashes 

Take these ashes as a sign
that from the dust you have been raised
and to dust you shall return.

Return to me with your whole heart;
let go the world and come to me.
Rend your heart and not your clothes,
for I am kind, my name is mercy.

Slow to anger is my way
My cup is filled with love for you
I will not send you to the foe
Nor scorn the ones I Come to Rescue

Baca Juga: Kolaborasi Kementan - TNI Percepat Swasembada, Mentan Andi Amran Sulaiman Panen dan Tanam Jagung di Aceh

Take these ashes as a sign
that from the dust you have been raised
and to dust you shall return.

Gather my people, says The Lord
O let them to healing peace
Elders and children lost andfound
Into this place of love's revealing

 

 
Terjemahan dalam Bahasa Indonesia.
 
Anggaplah abu ini sebagai tanda
bahwa dari debu kamu telah dibangkitkan
dan menjadi debu kamu akan kembali.

Kembalilah padaku dengan sepenuh hatimu;
lepaskan dunia dan datanglah padaku.
Robeklah hatimu, bukan pakaianmu,
karena aku baik hati, namaku rahmat.
 
Baca Juga: Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 5 Persemaian Hati Tuaian Jiwa, 'Ada Rindu yang Sedang Mengganggu'

Lambat marah adalah caraku
Cangkirku penuh dengan cinta untukmu
Aku tidak akan mengirimmu ke musuh
Juga tidak mencemooh orang-orang yang Aku Datang untuk Menyelamatkan

Anggaplah abu ini sebagai tanda
bahwa dari debu kamu telah dibangkitkan
dan menjadi debu kamu akan kembali.

Kumpulkan umatKu, firman Tuhan
O biarkan mereka menyembuhkan kedamaian
Orang tua dan anak-anak hilang dan ditemukan
Ke tempat pengungkapan cinta ini
 
Selamat merenung. *** 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Tasia Wulandari

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Memilih Format CV: ATS Friendly atau Kreatif?

Senin, 15 Juli 2024 | 09:12 WIB

10 Kota dengan Biaya Hidup Termurah di Indonesia

Kamis, 11 Juli 2024 | 12:21 WIB
X