Terpantau.com – Ada satu filosofi yang diterapkan dalam penciptaan konsep mobil sport Mazda. Filosofi ini disebut Jinba Ittai. Setelah melalui perjalanan yang panjang, filosofi ini menjadi terkenal.
Konsep ini sangat erat hubungan dengan Yabusame, yaitu panahan tradisional Jepang. Jinba Ittai yang menjadi filosofi mobil sport Mazda diadopsi dari sana. Ada kesatuan antara mobil dan pengendaranya.
Pencipta filosofi Jinba Ittai ini adalah Tesu Kasahara, saat itu menjabat sebagai Asisten Manajer Departemen Pengembangan Dinamika Sasis di Mazda. Mobil rekayasa karyanya menjadi saksi sejarah di ajang mobil sport dunia.
Baca Juga: Kompilasi Novel Penagraf Ivy, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 3: Jogja Istimewa Episode 161-170
Jinba Ittai adalah ungkapan Jepang Jinba Ittai diterjemahkan menjadi 'manusia dan kuda kuda sebagai satu tubuh.
Istilah Jinba Ittai merupakan sesuatu yang sangat penting Yabusame. Yabusame sendiri adalah panahan tradisional Jepang.
Jinba Ittai ini mengacu pada pengalaman seorang penunggang kuda yang berhubungan dengan kudanya. Ibarat seekor kuda yang merespon penunggangnya, itulah keselarasan sempurna yang bisa dirasakan saat mengendarai Mazda, yakni mobil sport Mazda.
Perusahaan Mazda telah berupaya untuk menjalankan tugas dan kewajibannya memberikan rasa nyaman bagi para pengendara mobil keluaran pabrikan Mazda.
Bagi Mazda, meningkatkan rasa keterhubungan, dengan mengadopsi keyakinan bahwa jika mobil tidak menyenangkan atau tidak nyaman untuk dikendarai, maka hubungan tersebut akan terputus.
Dengan berjalannya waktu dan seiring dengan ikatan yang kuat antara mobil dan pengemudi maka kemudian terciptalah Jinba Ittai, dengan tujuan memberikan pengalaman berkendara yang aman dan bebas stres.
Seperti hubungan antara seekor kuda berkomunikasi melalui respons sentuhan dengan pengendaranya, Mazda yakin bahwa hubungan yang sama harus terjadi antara mobil dan pengemudinya.
Adalah Mazda MX-5 yang merupakan salah satu kendaraan pertama yang menguji filosofi desain Jinba Ittai.