Terpantau.com Ratusan unit Electronic Vehicle atau kendaraan listrik dikerahkan untuk transportasi delegasi antar venue rangkaian acara KTT ASEAN 2023 yang dijadwalkan berlangsung pada 9 hingga 11 Mei 2023 di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Dewa Made (26), sopir muda asal Bali, terpilih sebagai salah satu sopir kendaraan listrik pada puncak KTT ASEAN 2023 di Labuan Bajo.
Ia mengaku, penugasan ini membuatnya bangga karena bisa kembali menjadi bagian dari kesuksesan dari penyelenggaraan event internasional.
“Saya bangga, selain mendapatkan pengalaman, jalan-jalan ke Labuan Bajo, yang lebih penting saya mewakili Indonesia. Saya senang saja,” kata Dewa Made dalam siaran pers.
Diakui Dewa, ini bukan tugas pertamanya sebagai pembalap untuk ajang internasional. Dewa Made juga mengambil bagian dalam pekerjaan serupa pada KTT G20 2022 sebelumnya di Bali.
“Tahun 2022 saya juga jadi driver. 90 driver Bali dipindahtugaskan ke sini di ASEAN 2023," kata Dewa.
Sebagai informasi, negara-negara ASEAN telah sepakat untuk meningkatkan kontribusi energi terbarukan hingga 23 persen pada 2025 dan bergerak menuju masa depan rendah karbon.
Dengan menjadi Ketua ASEAN 2023, Indonesia diharapkan mampu mendorong seluruh negara anggota ASEAN untuk melakukan transisi energi secara lebih agresif. Hal ini seperti menghidupkan kembali roh Presidensi KTT G20 yang digelar di Bali tahun lalu, ketika transisi energi juga menjadi isu prioritas.
Transisi energi merupakan isu yang semakin aktual selama beberapa dekade mendatang dan telah menjadi komitmen masyarakat internasional.
Dengan potensi sumber daya energi terbarukan yang melimpah, Indonesia dinilai bisa mengambil peran yang lebih besar dalam transisi energi di tingkat regional. Selaras dengan posisinya sebagai Ketua ASEAN 2023, Indonesia dapat menjadi tolok ukur transisi energi di kawasan Asia Tenggara.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan Deklarasi Pimpinan ASEAN dalam Pengembangan Ekosistem Kendaraan Listrik menjadi panduan kerjasama dan kolaborasi untuk mengembangkan sistem yang aman, efisien, dan ekosistem kendaraan listrik berkelanjutan di kawasan ASEAN.
Baca Juga: Menteri Airlangga Apresiasi Teknologi Hyundai dalam Produksi Mobil Listrik di Indonesia
Menurut Airlangga, Indonesia sudah membuat roadmap energi terbarukan, juga untuk digital dan kendaraan listrik yang akan dipadukan dengan energi terbarukan, baik yang berbasis hidro maupun energi matahari.
Artikel Terkait
Penasaran dengan Mobil Listrik? Yuk Ikut Test Drive Wuling Air EV di Ajang IIMS 2023
Idul Fitri Pakai Kendaraan Listrik? PLN Pastikan Mobil Listrik Bisa Digunakan untuk Mudik pada Libur Lebaran
Ini yang Ditunggu, Mitsubishi Siap Produksi Mobil Listrik Minicab MiEV di Indonesia Akhir 2023
Indonesia Siapkan Kendaraan Listrik 13 Unit BMW iX Warna Putih untuk KTT ASEAN di Labuan Bajo