Terpantau.com - Anak-anak sering menjadi korban bullying, namun terkadang mereka enggan untuk mengatakan dengan orangtua atau guru.
Orangtua dan guru wajib waspada bila anak lebih suka menyendiri, sedih, stres dan marah, karena hal tersebut salah satu tanda anak mengalami bullying.
Dikutip terpantau.com dari berbagai sumber mengenai hal apa saja yang dapat dilakukan orangtua dan guru untuk menghindarkan anak dari pelaku bullying:
1. Dapat mengatakan pada teman yang memiliki tindakan seperti bullying untuk menghentikannya.
2. Menolak serta tidak meneruskan pesan atau konten yang didasari dari bullying.
3. Segera blok dan hapus segala komunikasi yang berkaitan dengan pelaku bullying. Sehingga anak-anak tidak dipengaruhi oleh pesan yang diterima dari pelaku bullying.
4. Batasi akses data pada gadget anak dan berusaha untuk tahu passwordnya, salah satunya agar mengetahui maksud dan makna yang digunakan anak pada zaman sekarang.
5. Mengetahui dengan siapa saja anak berkomunikasi secara online, sebagai orangtua wajib untuk mencari tahu kontak media sosial serta biasakan anak untuk mampu bercerita kepada orangtua.
6. Ajarkan anak tentang kehidupan bermedia sosial yang baik.
7. Beritahu anak agar tidak membagikan password media sosial kepada siapapun kecuali kepada orangtua.
8. Jangan pernah untuk mempost serta membagikan segala bentuk informasi personal atau informasi kepada teman melalui online.
9. Mengajari anak untuk berperilaku sopan ketika bermedia sosial, orangtua harus memonitor penggunaan media sosial anak.
Itu tadi beberapa cara yang guru dan orangtua dapat lakukan agar anak terhindar dari tindakan dan juga korban bullying.***
Artikel Terkait
Kata - kata Yang Wajib Diucapkan Orangtua Setiap Hari Kepada Anak
6 Tips Agar Anak Mampu Menghargai Temannya, Stop Bullying!
3 Cara Membantu Anak Yang Terkena Bullying