Geplak Bantul, Kudapan Manis yang Kisahnya Unik dan Legendaris.

photo author
Siwi Susilaningsih, Terpantau
- Kamis, 15 Desember 2022 | 10:30 WIB
Geplak Bantul, Kudapan Manis yang Kisahnya Unik dan Legendaris. (Shilma Nafsiah)
Geplak Bantul, Kudapan Manis yang Kisahnya Unik dan Legendaris. (Shilma Nafsiah)

Terpantau.com - Jika kalian liburan ke Kota Bantul, Yogyakarta jangan lupa untuk mencicip kudapan khas daerah ini, rasanya manis dan warna warni yaitu Geplak yang legendaris. 

Berbeda dengan Geplak Betawi, kudapan khas Kota Bantul ini mempunyai sejarah  panjang yang unik dan legendaris.

Geplak Bantul, terbuat dari parutan kelapa dan gula pasir atau gula Jawa. Rasanya manis dan warna warni yang menyimpan  kisah unik yang legendaris.

Kudapan khas Kota Bantul ini ini sudah ada sejak zaman kolonial Belanda, dimana pada zaman itu lahan di daerah Bantul lebih banyak ditanami Tebu.

Geplak bahkan tercatat dalam Naskah Mustikarasa yang ditemukan pada 1967 dimana menyebutkan geplak sebagai kudapan beserta resep membuatnya yang dapat ditemukan di Yogyakarta.

Baca Juga: Cheerleader Macan Perak 161 : ‘Batangan’ Kabeh

Menurut sejarahnya, dahulu geplak hanya dapat dibuat menggunakan gerabah yang berasal dari Kasongan saja.

Namun seiring berjalannya waktu, gerabah yang dipakai dalam suhu tinggi hanya bertahan selama empat hari maka kemudian digantilah memakai kenceng.

Dan kenceng yang dipilih pun bukan sembarangan, yakni berasal dari tembaga yang diproduksi di Kotagede, Yogyakarta.

Jika ditilik dari geografi, Bantul berada di dataran rendah, sehingga daerah ini sangat cocok untuk tanaman kelapa.

Ada sekitar enam pabrik gula yang ada di Bantul saat itu, tapi hingga kini hanya satu saja yang masih beroperasi yaitu pabrik gula Madukismo.

Kenceng atau dandang tembaga untuk memasak geplak
Kenceng atau dandang tembaga untuk memasak geplak (budaya-indonesia.org)

Berlimpahnya kelapa dan tebu melatarbelakangi terciptanya geplak.

Dahulu Geplak dijadikan bahan makanan pengganti beras, namun sekarang geplak dikenal sebagai oleh-oleh khas Bantul Yogyakarta.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Tasia Wulandari

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

5 Manfaat Makan Es Krim di Pagi Hari

Kamis, 1 Agustus 2024 | 09:33 WIB

Lezatnya Tumis Pakcoy Berpadu Jagung Manis

Kamis, 4 Juli 2024 | 11:11 WIB
X