Mentan Andi Amran Sulaiman Apresiasi Kinerja NTB untuk Meningkatkan Produksi Padi dan Jagung Indonesia

photo author
Siwi Susilaningsih, Terpantau
- Kamis, 25 Januari 2024 | 14:15 WIB
Mentan Amran Apresiasi Kinerja NTB untuk Meningkatkan Produksi Padi dan Jagung Indonesia (Istimewa)
Mentan Amran Apresiasi Kinerja NTB untuk Meningkatkan Produksi Padi dan Jagung Indonesia (Istimewa)

Terpantau.com - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memimpin gerakan tanam padi bersama petani Desa Batu Jai, Kecamatan Praya Barat, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Kamis (25/1/2024).

Dalam kegiatan ini, Mentan Amran memastikan program akselerasi produksi padi dan jagung tahun 2024 berjalan dengan lancar.

"Saya datang ke sini untuk melihat langsung, meyakinkan bahwa kita melakukan akselerasi tanam. Saat ini terjadi gorila El Nino sehingga masa penanaman mundur selama 2 bulan. Kita tidak boleh goyah, kita harus cepat bergerak," ucap Mentan Amran.

Baca Juga: Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 5 Persemaian Hati Tuaian Jiwa, 'The Big Boss Erwin'

Untuk mendukung akselerasi produksi padi dan jagung, Mentan Amran melakukan kunjungan ke berbagai daerah di Indonesia untuk memulai gerakan tanam.

Baru-baru ini, Mentan Amran juga berhasil mendapatkan tambahan subsidi pupuk dari Presiden Jokowi sebesar 14 triliun untuk meningkatkan produksi padi dan jagung Indonesia.

"Kami sudah keliling di 13 produksi di masa jabatan kami yang baru 2 bulan. Saya sampaikan kepada Bapak Presiden bahwa masalah kita adalah pupuk. Berikan pupuk, sediakan pupuk, pasti kita berproduksi. Akhirnya Bapak Presiden memberikan 14 triliun untuk subsidi pupuk," kata Mentan.

Dalam arahannya, Mentan Amran meyakini bahwa Lombok menjadi salah satu kunci dari keberhasilan swasembada padi dan jagung.

Baca Juga: Teaser Dracin Joy of Life 2 Dirilis, Langsung Menggaet Jutaan Pemirsa yang Ingin Melihat Kelanjutan Takdir Fan Xian. Ikut Kepo Juga Yukk!

"Dulu swasembada bisa berhasil karena NTB, Lombok dan Sumbawa mengambil bagian untuk sewasembada jagung," kata Mentan Amran.

Selain itu, NTB juga menyumbang produksi padi sebesar 880,99 ribu ton pada tahun 2023, mengalami kenaikan sebanyak 53,47 ribu ton atau 6,46 persen dibandingkan produksi beras di 2022 yang sebesar 827,52 ribu ton

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) pada tanggal 15 November 2023, NTB menyumbang 1,2 juta ton jagung dari total 14,4 juta ton produksi jagung dan menjadi pemasok jagung terbesar ke-4 di Indonesia setelah Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Sumatera Utara.

Baca Juga: 11 Jurusan Dengan Peminat Tinggi. Ketatnya Persaingan Perlu Usaha Ekstra Keras Bagi Pejuang Perguruan Tinggi Negeri yang Ingin Masuk Lewat Jalur SNBP

"Jika pupuk tersedia, swasembada akan terwujud. Saya yakin Lombok bisa mendukung swasembada pangan Indonesia," tutup Mentan Amran.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Tasia Wulandari

Sumber: Siaran Pers

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X