internasional

Elon Musk Jadi CEO Twitter, Akun Centang Biru Akan Dikenakan Biaya

Selasa, 1 November 2022 | 08:19 WIB
Elon Musk, pemilik Tesla yang juga telah menjadi CEO Twitter. (instagram/elonmusk)

Terpantau.com - Bos perusahaan teknologi Tesla, Elon Musk, telah menyelesaikan akuisisi platform Twitter Inc senilai 44 miliar dolar Amerika Serikat (AS) pada Kamis (27/10) waktu setempat.

Usai resmi menjadi pemilik Twitter, Musk langsung memecat sejumlah petinggi yang dia sebut memberi informasi sesat soal akun robot dan sampah di media sosial itu.

Dilansir dari Reuters, Elon Musk langsung memberikan gebrakan awal dengan memberhentikan sejumlah pejabat tinggi Twitter sebelumnya.

Setelah memecat CEO Twitter Parag Agrawal, Pimpinan Finansial Ned Segal dan Pimpinan Legal dan Kebijakan Vijaya Gadde, Elon Musk juga akan menarik biaya bagi akun-akun centang biru.

Elon Musk rencananya akan mengubah proses verifikasi akun supaya mendapatkan tanda centang biru.

"Seluruh proses verifikasi sedang diubah sekarang," cuit Elon Musk, Senin (31/10/2022).

Baca Juga: Tesla Ciptakan Robot Optimus, Elon Musk Ingin Gantikan Peran Manusia di Tempat Kerja

Elon Musk tidak menjelaskan seperti apa perubahan yang akan diterapkan pada verifikasi akun resmi Twitter.

Media teknologi Platformer, mengutip pernyataan dua orang yang dekat dengan isu tersebut dan melaporkan bahwa Twitter akan menarik biaya dari akun yang memiliki centang biru.

Akun-akun dengan centang biru diwajibkan untuk berlangganan Twitter Blue seharga 4,99 dolar AS (Rp.70ribuan) per bulan atau akan kehilangan centang akun resmi.

Fitur centang biru berbayar itu diterapkan beberapa waktu lalu, setelah Musk mengadakan jajak pendapat pada April kepada para pengikutnya, apakah mereka menginginkan tombol pengeditan, lebih dari 70 persen responden menjawab ya.

The Verge juga melaporkan bahwa Elon Musk juga dikabarkan meminta supaya pengguna yang tidak masuk ke akun Twitter diarahkan ke laman Explore, yang berisi cuitan yang sedang populer.***

Tags

Terkini