news

Urai Kemacetan Pantura, Ganjar Minta Jalan Tol Semarang-Demak Seksi 2 Dilakukan Uji Coba

Selasa, 15 November 2022 | 16:04 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan Jalan Tol Semarang-Demak Seksi 2 Sayung-Demak telah dilakukan uji coba pembukaan sejak 12 November 2022 (Instagram/ganjar_pranowo)

Terpantau.com Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo terus berkoordinasi dengan stakeholders terkait solusi penguraian kemacetan di jalur pantura, akibat pembangunan Jembatan Wonokerto di Jawa Tengah.

Untuk mengurai macet, Jalan Tol Semarang - Demak Seksi 2 Sayung-Demak telah dilakukan uji coba pembukaan sejak 12 November 2022. Semula, uji coba dijadwalkan 19 November 2022.

“Jalan Tol Sayung-Demak atau Semarang-Demak seksi 2 ini jadwal uji cobanya diajukan,” kata Ganjar melalui akun Instagram @ganjar_pranowo, Senin (14/11/2022).

Baca Juga: 13 Kendaraan Kecelakaan Beruntun di Tol Pejagan, Diduga Akibat Asap Pembakaran Ilalang

Ganjar mengatakan sementara ini memang ruas tol tersebut belum sepenuhnya dibuka dan penggunaannya hanya pada jam tertentu.

"Ini harapan yang ditunggu-tunggu sebenarnya dari masyarakat di Sayung dan sekitarnya. Jalan Tol Semarang - Demak diharapkan menjadi jalur untuk mengurai kemacetan, insya Allah akan bermanfaat," katanya.

Pada saat pengecekan pada pekan lalu, Ganjar menyebut ruas tol sepanjang 16,31 kilometer itu menyisakan pengerjaan detail seperti rambu dan ornamen pada pintu keluar jalan tol.

Baca Juga: Aksi Koboi Mobil Dinas Todongkan Pistol ke Pengendara di Tol Jagorawi

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan Jalan Tol Semarang-Demak Seksi 2 Sayung-Demak telah dilakukan uji coba pembukaan sejak 12 November 2022. (Kementerian PUPR)
Proyek pembangunan Jalan Tol Semarang - Demak memiliki dua seksi pekerjaan yakni Seksi I ruas Kaligawe - Sayung dengan panjang 10,39 kilometer dan Seksi II ruas Sayung - Demak memiliki panjang 16,31 kilometer.

Adapun  Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono memerintahkan pembukaan fungsional seksi tersebut pada 18 November mendatang. Basuki beralasan, pembukaan fungsional bisa dilakukan karena kondisi jalan sudah bagus dan tersisa beberapa penyelesaian pekerjaan. 

"Meliputi gerbang tol, guard rail dan timbunan. Saya minta agar segera selesai," kata Basuki  melalui siaran pers.

Baca Juga: Hati-hati! Ini Daftar Jalan Tol yang Terdapat Kamera ETLE untuk Tilang Elektronik

Pembukaan fungsional ruas tol tersebut sangat penting untuk membantu mengurai kemacetan yang kerap terjadi di Jalan Pantai Utara (Pantura). Selain itu, kini juga sedang dilakukan penggantian dan/atau duplikasi Jembatan Callendar Hamilton (CH) Wonokerto.

Saat ini, konstruksi ruas tol sudah bagus dan bisa dimaksimalkan untuk kendaraan-kendaraan besar seperti bus dan truk. 

"Supaya jangan terlalu macet jalan nasional Pantura (Pantai Utara Jawa) sebagai upaya untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat," ujarnya. 

Halaman:

Tags

Terkini