Terpantau.com - Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut (AL) mengerahkan pasukan selam untuk mengibarkan bendera merah putih di bawah laut, tepat pada hari kemerdekaan Republik Indonesia (RI). Pengibaran bendera bawah laut dilakukan di 77 titik di pelbagai wilayah perairan Indonesia.
Pusat pelaksanaan pengibaran bendera bawah laut berada di perairan Pulau Putri, Kepulauan Seribu. Upacara pengibaran bendera bawah laut ini dipimpin oleh Wakil Kepala Staf AL Laksamana Madya TNI Ahmadi Heri Purwono.
Secara keseluruhan, sekitar 886 orang—termasuk pasukan selam TNI AL, kepolisian, pemerintah daerah, organisasi masyarakat—berpartisipasi dalam upacara pengibarannya. “Bendera akan dibawa hingga kedalaman kurang lebih 10 meter di bawah permukaan laut. Dengan susunan, inspektur upacara, komandan upacara, pengibar bendera dan peserta upacara,” tulis keterangan Dinas Penerangan TNI AL pada Selasa (16/8).
Pelaksanaan pengibaran bendera bawah laut diharapkan dapat menjadi penanda akan luasnya laut Nusantara, dengan begitu banyak kekayaan di bawah permukaaannya. “Prajurit Jalasena Samudra TNI AL siap menjaga keutuhan dan kedaulatan hingga dasar samudra,” tulis Dinas Penerangan TNI AL.