Terpantau.com Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Pusat Jusuf Kalla menginstruksikan petugas PMI Provinsi Jawa Barat dan Kabupaten Cianjur memperkuat kolaborasi dengan elemen masyarakat terkait untuk menangani korban gempa Cianjur.
Bencana alam gempa bumi berkekuatan 5,6 SR terjadi pada Senin (21/11/2022), berpusat di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Getaran gempa Cianjur juga dirasakan masyarakat di wilayah lain seperti Bogor dan Jakarta.
Berdasarkan data dari call center Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur per Senin (21/11/2022) pukul 21.00 WIB, terdapat 162 korban jiwa akibat gempa bumi yang terjadi pada kemarin siang. Sementara itu, terdapat 326 korban luka berat/ringan, 2.345 rumah rusak berat, dan tak kurang dari 13.400 orang mengungsi karena gempa Cianjur masih terasa.
Baca Juga: Gempa Cianjur, Ridwan Kamil: Bantuan dan Pencarian Korban Bencana Berpusat di Pendopo Bupati
“Saya menyampaikan duka cita atas korban gempa di Cianjur dan juga telah meminta PMI Jabar dan Cianjur segera turun ke lapangan untuk membantu korban dan rehabilitasi rumah masyarakat bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta relawan lainnya,” ujar Ketua PMI Pusat Jusuf Kalla melalui siaran pers.
Jusuf Kalla meminta seluruh pihak terkait untuk berkolaborasi dalam proses tanggap darurat serta masa rehabilitasi usai bencana gempa Cianjur.
Baca Juga: Gempa Cianjur, Kemendikbud Gerak Cepat Lakukan Identifikasi Korban dan Fasilitas Pendidikan
Ketua PMI Pusat meminta warga tetap waspada dan terus memantau perkembangan serta mengikuti imbauan maupun peringatan yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta BNPB.
Ia pun berharap segenap masyarakat Indonesia membantu korban bencana gempa Cianjur 2022.
“Tetap bersama warga untuk memberikan bantuan kepada mereka yang saat ini sangat membutuhkan,” kata Jusuf Kalla.
Artikel Terkait
Karena Gempa Sichuan, Wang Yibo Batal Terbang Ke Sanghai
Morotai Selatan dan Tapanuli Utara Diguncang Gempa, Tidak Berpontensi Tsunami
MMI (Modified Mercalli Intensity): Skala Pengukuran Gempa Bumi Yang Subyektif