Presiden Jokowi Minta Fasilitas Pendidikan Terdampak Gempa Cianjur Segera Dibangun Kembali

photo author
Kurniasih Budi, Terpantau
- Jumat, 9 Desember 2022 | 06:25 WIB
Presiden Jokowi menginstruksikan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono, untuk segera membangun kembali fasilitas pendidikan yang terdampak gempa Cianjur. (BPMI Setpres)
Presiden Jokowi menginstruksikan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono, untuk segera membangun kembali fasilitas pendidikan yang terdampak gempa Cianjur. (BPMI Setpres)

  Terpantau.com Presiden Jokowi menginstruksikan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono, untuk segera membangun kembali fasilitas pendidikan yang terdampak gempa Cianjur

Instruksi tersebut disampaikan Kepala Negara usai meninjau Sekolah Dasar Negeri (SDN) Sukamaju 1 di Desa Benjot, Kecamatan Cugenang, pada Kamis (8/12/2022).

“Saya tadi sudah perintahkan ke Menteri PU untuk yang sekolah dasar ini selesai tiga bulan harus selesai karena anak-anak harus belajar,” kata Presiden Jokowi dilansir laman presidenri.go.id.

Baca Juga: Berdasar Kajian BMKG, Presiden Jokowi Pastikan Pembangunan Rumah Warga Relokasi Gempa Cianjur Dimulai

Berdasarkan data yang diterima, saat ini ada sekitar 53 ribu rumah yang mengalami kerusakan, di antaranya 12.900 rumah rusak berat, 15 ribu rumah rusak sedang, dan 25 ribu rumah rusak ringan. Dari data tersebut, Kecamatan Cugenang merupakan daerah yang paling parah terdampak gempa bumi.

“Saya sudah ke sini ke Kecamatan Cugenang sudah dua kali ini, jadi yang rusak berat memang di sini karena ini adalah pusatnya gempa. Kerusakan rumah, fasilitas pendidikan, fasilitas kesehatan memang yang paling parah di Cugenang,” ujar Jokowi.

Presiden juga menjelaskan bahwa saat ini pemerintah akan fokus pada kegiatan pembangunan kembali rumah dan fasilitas-fasilitas umum yang rusak akibat gempa bumi.

Baca Juga: Rehabilitasi Gedung Sekolah dan Lembaga Pendidikan Terdampak Gempa Cianjur Segera Dimulai 

Selain itu, untuk rumah dan fasilitas umum yang berada di zona merah, Jokowi menegaskan bahwa pemerintah akan merelokasi bangunan tersebut ke tempat yang lebih aman.

“Kalau di zona merah memang harus, tetapi kan itu perlu komunikasi sosial dengan masyarakat yang lebih intens terlebih dahulu, tetapi lokasinya untuk relokasi sudah kita siapkan dan sudah dibangun,” kata Presiden Jokowi.

Sementara itu, Kepala SDN Sukamaju 1 Elis Fahriyah dalam keterangan terpisah berharap agar sekolah tersebut dapat secepatnya dibangun kembali sehingga kegiatan belajar mengajar dapat berjalan dengan normal. Selain itu, Ia juga berharap agar trauma yang dirasakan warga sekolah juga dapat segera pulih.

“Apabila gempa sudah berlalu, secepatnya dibangun kembali sarana di sekolah ini dan mudah-mudahan bangunan kami lebih baik dan nyaman untuk anak-anak kami,” katanya.

Baca Juga: Presiden Jokowi Kembali Kunjungi Korban Gempa Cianjur

Elis pun menyampaikan apresiasi kepada Presiden Jokowi dan semua pihak yang telah membantu proses pemulihan dan rekonstruksi sekolah tersebut. 

“Saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden Republik Indonesia Pak Jokowi dan jajaran menteri, baik menteri, baik dari PUPR, baik dari kepala dinas, dan semuanya yang telah membantu pemulihan sekolah ini,” kata Jokowi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Kurniasih Budi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X