Terpantau.com KAI Commuter memperkirakan volume penumpang Kereta Rel Listrik (KRL) naik 49% selama libur Natal dan Tahun Baru 2023.
Peningkatan jumlah penumpang KRL diprediksi terjadi mulai Kamis, 22 Desember 2022 hingga Minggu, 8 Januari 2023.
"KAI Commuter memprediksi kenaikan volume pengguna sebesar 49% dibanding tahun lalu. Sebanyak 12,3 juta lebih orang yang akan menggunakan commuterline Jabodetabek," kata VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba.
Baca Juga: KAI Pastikan Tiket Kereta Api untuk Libur Natal dan Tahun Baru Masih Tersedia
Selama libur Natal dan Tahun Baru 2023, KRL beroperasi normal dengan total perjalanan 1.081 dan jam operasional mulai pukul 04.00-24.00 WIB. Frekuensi ini bertambah 8% dibandingkan tahun 2021.
Untuk memaksimalkan perjalanan commuterline pada lintas Cikarang-Bekasi, KAI Commuter dan KAI Daerah Operasi 1 Jakarta bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian telah melakukan Switch Over (SO)-3 Stasiun Bekasi.
Adapun pelaksanaan SO ini dilakukan dengan mengaktifkan jalur rel, bangunan baru dan fasilitas pengguna KA di jalur I, It, dan jalur III.
"Dengan pengaktifan jalur baru ini diharapkan mampu menekan keterlambatan perjalanan kereta di lintas Cikarang-Bekasi," ujarnya.
Baca Juga: Dulu Angkut Batubara, Kini Mak Itam Jadi Kereta Api Wisata Andalan di Sawahlunto
Dalam mengantisipasi lonjakan penumpang KRL, KAI Commuter juga telah menugaskan 2.974 orang Passanger Service (PS) yang siap membantu pelayanan di stasiun.
Sementara itu, untuk pengamanan, 4.000 orang petugas yang terdiri dari personel internal, security dan TNI/Polri juga siap memberikan pelayanan pengamanan kepada pengguna KRL.
"Dalam masa Angkutan Nataru tahun ini, KAI Commuter siap dan akan memberikan pelayanan dan pengamanan maksimal kepada pelanggan kami," katanya.
Artikel Terkait
Jadikan Libur Akhir Tahun Makin Seru dengan Naik Kereta Wisata
Siap Wisata Akhir Tahun ke Luar Kota? Yuk Cek Syarat Perjalanan dengan Kereta Api!
Dukung Pariwisata Sumatera Barat, Kereta Api Wisata Mak Itam Kembali Beroperasi di Sawahlunto
Menelusur Sejarah Kereta Api di Sawahlunto dan Reaktivasi Kereta Api Wisata Mak Itam