Terpantau.com Badan Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) menempatkan dua helikopter di pelabuhan penyeberangan Merak - Bakauheni. Selain itu juga pada pelabuhan penyeberangan Ketapang - Gilimanuk.
Direktur Kesiapsiagaan Basarnas Agus Haryono mengatakan, hal itu untuk mengantisipasi cuaca ekstrem yang diprediksi terjadi pada akhir tahun 2022.
"Kami juga berkoordinasi dengan BMKG dan instansi terkait," kata Agus.
Baca Juga: BMKG Minta Jalur Penyeberangan Merak - Bakauheni Waspada Cuaca Ekstrem
Antisipasi dapat mencegah dan mengurangi jalur cuaca ekstrem tersebut. Selain itu, Basarnas menyiagakan personel di seluruh kantor SAR.
"Kepala Basarnas memerintahkan seluruh kantor SAR berkoordinasi aktif dengan otoritas pelabuhan. Selain itu juga soal kapasitas penumpang," ujarnya.
Basarnas juga menyediakan pusat kontak dengan nomor 115. Masyarakat dapat menghubungi kontak tersebut apabila dibutuhkan.
Tim Basarnas Banten terus mengoptimalkan koordinasi dengan instansi terkait, seperti TNI AL, Polri, ASDP, BPBD, BMKG dan lainnya. Koordinasi dapat melakukan evakuasi secepatnya apabila menerima adanya kecelakaan, kapal pesiar maupun penumpang dan kendaraan yang terjatuh ke laut.
Artikel Terkait
Jelang Puncak Arus Libur Natal, Kemenhub Antisipasi Penumpukan Penumpang di Pelabuhan Merak
Libur Natal dan Tahun Baru 2023, ASDP Merak Operasikan 31 Kapal RORO
Libur Tahun Baru di Labuan Bajo, BMKG Ingatkan Wisatawan untuk Waspada Cuaca Buruk saat Beraktivitas di Laut
Cuaca Buruk pada Musim Libur Tahun Baru, Kemenhub Konfirmasi Insiden Truk Jatuh ke Laut di Dermaga Merak
Truk Jatuh ke Laut di Pelabuhan Penyeberangan Merak, ASDP Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa