Terpantau.com Sebanyak 1.222 warga negara asing (WNA) ditolak masuk ke Indonesia sepanjang tahun 2022 melalui Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 Soekarno-Hatta Muhammad Tito Andrianto mengatakan, sebagian besar WNA ditolak masuk ke dalam negeri karena masalah dokumen imigrasi.
"WNA yang kami tolak masuk ke dalam negeri itu karena memang banyak yang bermasalah terkait dokumen-dokumen keimigrasian," katanya.
Imigrasi Bandara Soekarno–Hatta mencatat, 822 WNA yang ditolak dengan alasan keimigrasian, dan 355 lainnya terkait pelanggaran Permenkumham Nomor 34 Tahun 2021 tentang Pemberian Visa dan Izin Tinggal Keimigrasian dalam masa penanganan Pandemi Covid-19.
Sementara itu, 23 WNA lainnya ditolak karena rekomendasi dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara Soekarno-Hatta.
WNA yang melanggar Surat Edaran Dirjenim No.IMO-0303.GR.01.01 Tahun 2021 dan No.IMI-0027.GR.01.01 Tahun 2022 tentang pembatasan sementara orang asing dalam masa penanganan Pandemi Covid-19.
Sementara dua kasus lainnya terkait Permenkumham nomor 44 Tahun 2015 tentang Tata Cara Pemeriksaan Masuk dan Keluar Wilayah Indonesia di Tempat Pemeriksaan Imigrasi.
Baca Juga: Ustaz Abdul Somad Dilarang Masuk Singapura, Sempat Ditahan di Ruang Imigrasi
Sebagian besar WNA yang ditolak memiliki masalah paspor yang kurang dari enam bulan. "Paspornya (WNA terkait) kurang dari enam bulan, tidak bisa diberikan izin masuk, permasalahan kebanyakan itu aja," katanya.
Selain persoalan paspor yang kurang dari enam bulan, ada pula WNA yang ditolak karena tidak lolos dari wawancara petugas imigrasi terkait alasan masuk ke Indonesia.
"Ada dia (WNA) akan 60 hari masuk ke Indonesia, kita interview lagi, living cost-nya berapa, budget (uang) yang mereka punya berapa, targetnya berapa lama, pekerjaannya apa dan lainnya, tidak sesuai, jadi kami intervensi lagi, kami tolak masuk," ujarnya.
Adapun lima negara yang warga negaranya terbanyak ditolak masuk ke Indonesia sepanjang tahun 2022 yakni 150 WNA dari Bangladesh, 142 orang dari India, 72 orang dari Pakistan, 50 orang dari Nigeria, dan 47 orang dari Amerika Serikat.
Artikel Terkait
20 Bandara Angkasa Pura II Siap Sambut Libur Natal dan Tahun Baru 2023
Jelang Libur Natal dan Tahun Baru 2023, Bandara Jember Mulai Layani Penerbangan Komersial
Tempat Pembuangan Tokoh Bangsa Zaman Kolonial, Wings Air Buka Rute Baru ke Bandara Tanah Merah di Boven Digul
Libur Natal dan Tahun Baru 2023, 2.849 Penumpang Berangkat dari Bandara Halim Perdanakusuma