Harapan Sandiaga Uno, Wisatawan Cina Mampu Mendorong Target Kunjungan Wisman di Tahun 2023

photo author
- Senin, 23 Januari 2023 | 12:35 WIB
Harapan Sandiaga Uno, Wisatawan Cina Mampu Mendorong Target Kunjungan Wisman di Tahun 2023
Harapan Sandiaga Uno, Wisatawan Cina Mampu Mendorong Target Kunjungan Wisman di Tahun 2023

Terpantau.com - MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno optimistis kedatangan kembali wisatawan asal Cina dapat mendukung target kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) tahun 2023 sebesar 3,5 juta-7,4 juta kunjungan.

"Kami menggelar karpet merah bagi mereka karena ekonomi kita terus menggeliat. Kita harapkan kedatangan wisman Cina semakin mempercepat pemulihan sektor ini dan semakin banyak lapangan kerja dibuka," ungkap Sandiaga dalam keterangan tertulisnya pada Minggu, 22 Januari 2023.

Pada Minggu siang kemarin, sebanyak 210 orang wisatawan asal Cina mendarat di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali setelah menempuh perjalanan hampir 5 jam dari Bandara Internasional Bao'an Shenzhen, Guangdong, Cina, Minggu 22 Januari 2023.

Baca Juga: Daftar Fenomena Astronomi Sepanjang Tahun 2023

Mereka yang terbang dari Bandara Internasional Bao'an Shenzhen, Guangdong itu disambut dengan pengalungan bunga, tarian tradisional Bali serta kesenian Barongsai oleh Kemenparekraf.

Menurut Sandiaga, Cina merupakan salah satu negara pasar terbesar untuk pariwisata di Indonesia. Tahun ini, pihaknya menargetkan kunjungan wisatawan Cina sebanyak 255.300 orang.

"Kami juga tetap terapkan protokol kesehatan yang sudah diberikan oleh Satgas Covid-19 dan Kemenkes dalam kedatangan wisman Cina. Dan per hari ini tidak diperlukan tambahan pengecekan bagi wisatawan dari Cina, semua mengikuti standar yang sudah ada," kata Sandiaga.

Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf Ni Made Ayu Marthini yang menyambut para wisatawan Cina mengatakan Bali dipilih menjadi destinasi pertama dalam menyambut wisman Cina karena berdasarkan data Online Travel Agent (OTA), terjadi peningkatan volume pencarian destinasi wisata di luar negeri sebesar 430 persen. Dari data itu Indonesia masuk dalam top 5 pencarian dan volume pencarian Bali meningkat 250 persen.

“Bali itu sangat populer di Cina, mereka suka Bali dengan alamnya, hotel, dan spanya," kata Ni Made yang menyebut wisatawan Cina itu sangat social media savvy sehingga penyambutan ini dilakukan dan diharapkan dapat menjadi sarana promosi yang efektif.

Gubernur Bali I Wayan Koster mengatakan jumlah wisatawan Cina pada 2019 mencapai 1,2 juta kunjungan, nomor dua terbesar setelah wisatawan dari Australia. Ia pun berharap kedatangan wisman Cina dapat membangkitkan pariwisata Indonesia, dan Bali khususnya. “Mudah-mudahan tahun ini akan bangkit kembali sesuai yang direncanakan bahwa tahun 2023 ini bangkitnya pariwisata Bali," kata Koster yang menargetan kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali bisa mencapai 4,5 juta kunjungan tahun ini. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Suci Andrianti

Sumber: Antaranews

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X