Piala Dunia U20, Menpora Dito Ariotedjo Tegaskan Lobi PSSI ke FIFA Masih Terus Berjalan

photo author
Kurniasih Budi, Terpantau
- Senin, 3 April 2023 | 19:10 WIB
Dito Ariotedjo Menpora (kiri) bersama Rafi Ahmad
Dito Ariotedjo Menpora (kiri) bersama Rafi Ahmad

Terpantau.com  Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo mengatakan lobi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) ke FIFA setelah pencabutan status Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U20 2023 masih berjalan. '

Dito Ariotedjo mengatakan, Ketua PSSI Erick Thohir masih berusaha membujuk FIFA agar tidak menjatuhkan sanksi terberat untuk Indonesia. 

“Sepengetahuan saya komunikasi dengan Ketum Erick Thohir, sekarang lobi-lobi dan diskusi masih dijalankan,” kata Dito Ariotedjo, Senin (3/4/2023).

Baca Juga: Duduk Bareng FIFA, PSSI Akan Bahas Nasib Tim Nasional Israel di Piala Dunia FIFA U20 

Ia menegaskan, pemerintah selalu mendukung upaya yang dilakukan Ketum PSSI Erick Thohir untuk transformasi sepak bola nasional. 

"Yang pasti pemerintah, dengan mandat pokok dan fungsi dan kewenangan, kami selalu mendukung dari apa yang dilakukan Ketum PSSI," katanya.

Sebelumnya, Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengatakan akan bekerja keras untuk bernegosiasi kembali dengan FIFA agar Indonesia tidak diberi sanksi setelah pencabutan status tuan rumah Piala Dunia U20 2023.

“Saya akan bekerja keras untuk kembali bernegosiasi kepada FIFA, menghindari sanksi yang bisa terjadi, karena dari FIFA sendiri tentu mengharapkan hal ini tidak terjadi,” kata Erick.

Baca Juga: Piala Dunia FIFA U20, Pemerintah Cari Jalan Keluar terkait Kepesertaan Tim Nasional Israel

Erick mengatakan bahwa surat FIFA kepada Indonesia memang menunjukkan bahwa otoritas sepak bola tertinggi di dunia sedang mempelajari dan mempertimbangkan sanksi untuk Indonesia. Negosiasi itu akan dilakukan Erick setelah mendapat undangan FIFA yang akan melakukan pertemuan Dewan FIFA dalam beberapa hari ke depan.

"Saya sedang menunggu undangan FIFA setelah mereka melakukan rapat Dewan FIFA, beberapa hari ke depan dan saya siap bertemu dengan FIFA kembali," katanya.

Indonesia pernah disanksi FIFA pada 2015 yang mengakibatkan tim nasional dan klub-klub Indonesia tidak bisa berlaga di kompetisi internasional. PSSI tidak ingin sanksi itu diberikan kembali ke Indonesia karena akan menjadi kemunduran bagi sepak bola nasional.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Kurniasih Budi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X