نّهتذكّرجوعأهلالناروالظمأهمفحثّهذلكعليتكثيرالطاعاتلينجوبهامنالنّار
Artinya: “Karena puasa mengingatkan kelaparan dan hausnya ahli neraka. Hal itulah yang mendorong orang berpuasa memperbanyak ketaatan kepada Allah agar terselamatkan dari api neraka.” (Imam Izzuddin bin Abdissalam al-Sulami, Maqâshid al-Shaum, hlm 17).
6. Syukr Alim al-Khafiyyat (Bersyukur Mengetahui Kenikmatan Tersembunyi)
Menurut Imam Izzuddin al-Sulami, menjalankan puasa Ramadhan bisa membuat kembalinya ingatan dan membuat untuk bersyukur. Inilah penjelasan yang disampaikan oleh beliau:
إذاصامعرفنعمةاللهعليهفيالشِّبَعوالرِّيّفشكرهالذلك, فإنّالنِّعَملايُعرفمقدارُهاإلّابفقدها
Artinya: “Ketika berpuasa, manusia menjadi tahu nikmat Allah kepadanya berupa kenyang dan terpenuhinya rasa haus. Karena itu mereka bersyukur. Sebab, kenikmatan tidak diketahui kadar/nilainya tanpa melalui hilangnya rasa nikmat itu (terlebih dahulu).
7. Al-Inzijar an-Khawathir al-Ma’ashi wa al-Mukhalafat (Mencegah Keinginan Bermaksiat dan Berlawanan)
Imam Izzudin menjelaskan bahwa seseorang yang kenyang akan memiliki sifat cenderung lebih banyak untuk melakukan maksiat. Namun ketika seseorang merasa lapar dan haus, justru akan lebih fokus untuk mencari makanan dan minuman. Dengan begitu, hal ini pun bisa mengurangi keinginan untuk berbuat kejahatan. ***
Artikel Terkait
Makna Bulan Ramadhan, Bulan Suci Yang Ditunggu Umat Islam
Wisata Religi! Inilah 4 Masjid Paling Suci dan Terbesar di Dunia Bagi Umat Islam, Sudah Ada Sejak Era Nabi
Mengenal Sejarah dan Asal Usul Penamaan Ramadhan dalam Islam, Yuk Simak!
Ini 5 Persiapan Penting Sambut Datangnya Ramadhan, Apa Saja? Yuk Simak
Yuk Ketahui Arti Marhaban Ya Ramadhan yang Sering Diucapkan Jelang Bulang Puasa
Yuk Ketahui Perbedaan Iftar dan Takjil Saat Berbuka Puasa Ramadhan, Serupa Tapi Tak Sama
Tuntunan Lengkap Sholat Tarawih: Niat, Tata Cara dan Bacaan Doanya