Ini 6 Cara Atasi Sakit Telinga Saat Libur Lebaran Naik Pesawat, Kunyah Permen Karet Salah Satunya

photo author
- Rabu, 19 April 2023 | 11:50 WIB
Ilustrasi - Libur Lebaran naik pesawat
Ilustrasi - Libur Lebaran naik pesawat

 

Terpantau.comLibur Lebaran merupakan momen yang ditunggu-tunggu oleh banyak orang untuk berkumpul dengan keluarga dan sanak saudara di kampung halaman. Namun, bagi sebagian orang, libur Lebaran bisa menjadi pengalaman yang kurang menyenangkan akibat terganggunya kesehatan telinga saat mudik dengan pesawat.

Sakit telinga mulai dirasakan saat  pesawat lepas landas, hal ini disebabkan tekanan udara di dalam telinga jauh lebih besar dibandingkan tekanan udara di luar. Mengutip dari laman Medical News Today, gendang telinga (membran timpani) membengkak dan menyebabkan rasa sakit.

Begitupun ketika pesawat akan mendarat, tekanan udara di telinga menurun lebih cepat daripada tekanan udara di luar telinga. Seketika, gendang telinga menyempit dan membuat telinga sakit, disertai berdenging.

Baca Juga: Bukan Ketupat atau Rendang Daging, Berikut 5 Hidangan Khas Lebaran dari Berbagai Daerah di Indonesia

Kejadian sakit telinga yang dirasakan penumpang pesawat adalah normal, rasa tidak nyaman pada telinga saat pesawat lepas landas dan mendarat. Untuk mengatasinya, beberapa cara untuk mengatasi sakit telinga saat naik pesawat:

1. Mengunyah Permen Karet

Mengunyah permen karet dapat mengurangi rasa sakit telinga saat terbang. Namun, tentunya ini bisa dilakukan saat terbang di luar jam puasa atau ketika sedang tak berpuasa.

Ini bisa dilakukan sebab mengunyah permen karet dapat mengaktifkan otot yang membuka tabung Eustachius di telinga. Tabung ini berfungsi sebagai saluran keluar masuknya udara.

Posisi saluran ini membentang dari telinga tengah (ruang di belakang gendang telinga) ke bagian belakang hidung dan tenggorokan. Saluran ini juga mampu membantu mengalirkan cairan. Namun, fungsi tabung dapat berhenti sementara jika terjadi infeksi atau peradangan.

2. Menggunakan Ear Plug

Untuk mengatasi sakit telinga, penyumbat telinga atau ear plug dapat menjadi pilihan. Kehadiran alat ini dapat membantu menyamakan tekanan di telinga. Sehingga, rasa sakit telinga saat mendarat ataupun lepas landas dapat berkurang.

Lebih dari itu, penumpang juga dapat menggunakan penyumbat telinga yang disaring. Ini memungkinkan dalam mengurangi kebisingan, tetapi tetap dapat mendengar pengumuman penting dari awak kabin.

Tak hanya itu, penyumbat telinga dapat membantu tertidur di tengah perjalanan atau fokus pada pekerjaan.

3. Hindari Tidur Saat Lepas Landas dan Mendarat

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Suci Andrianti

Sumber: Liputan 6

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X