edukasi

Mengenal Sejarah dan Asal Usul Penamaan Ramadhan dalam Islam, Yuk Simak!

Kamis, 16 Maret 2023 | 19:10 WIB
Diantara alasan penamaan Ramadhan pada bulan puasa ternyata mengandung makna yang menakjubkan (Pexels/Alena Darmel)

Terpantau.com –  Bulan Ramadhan menjadi salah satu bulan yang sangat dinanti-nanti oleh umat Islam. Ramadhan  merupakan momentum sakral untuk mendekatkan diri kepada Allah dengan memperbanyak ibadah.

Oleh karenanya, tidak heran jika umat Islam sangat bahagia dengan kedatangan bulan yang satu ini. Pada bulan ini juga terdapat banyak rahmat yang Allah berikan kepada hamba-Nya.

Penantian umat Muslim akan datangnya bulan yang suci dan penuh keberkahan akan segera terbayarkan. Namun apakah kalian tahu bagaimana asal usul penamaan bulan Ramadhan dalam sejarah Islam?

Baca Juga: Mengagumkan, Inilah Potret 8 Masjid Terindah di Dunia, Salah Satunya Ada di Indonesia Loh!

Penamaan Ramadhan menjadi salah satu yang banyak dicari oleh umat Islam. Ramadhan adalah bulan kesembilan dalam kalender Hijriah dimana pada bulan ini seluruh umat Islam diwajibkan menjalankan ibadah puasa.

Sangat penting untuk diketahui umat muslim, sebab bulan Ramadhan adalah bulan penuh rahmat dan bulan istimewa yang hanya datang satu tahun sekali. Pada bulan ini, semua tindakan yang dilakukan karena Allah SWT akan mendapatkan pahala dua kali lipat.

Mengetahui asal usul penamaan Ramadhan, pengetahuan dan keyakinan umat Islam akan meningkat. Bulan Ramadhan sendiri  akan berlangsung selama 29 hingga 30 hari penuh berdasarkan pengamatan hilal.

Melansir dari laman Liputan6.com berikut ulasan mengenai asal usul penamaan Ramadhan dalam agama Islam:

Asal Usul Penamaan Bulan Ramadhan

asal usul nama Ramadhan, benarkah dari bahasa Arab? (ilustrasi@gotravely)

Dikutip dari laman Kemenag, dalam Kitab Fathul Qadir Iman Syaukani menjelaskan sedikitnya ada dua alasan asal usul penamaan bulan Ramadhan jika ditilik dari akar katanya. Pertama, karena matahari bersinar lebih terik di bulan Ramadhan. Hal ini menjadikan kita lebih cepat untuk merasakan haus dan lapar.

Sedangkan yang kedua, kata Ramadhan diambil dari kata Ramadha-Yarmudhu yang berarti membakar. Sebab bulan Ramadhan mampu membakar kemaksiatan dosa manusia. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW, yang berbunyi

 “Barang siapa shaum Ramadhan dengan iman dan berharap pahala dari Allah SWT, niscaya diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”

Secara bahasa, Ramadhan berasal dari kata Romadh yang artinya ialah panas menyengat atau membakar. Dinamakan seperti itu karena memang matahari pada bulan ini jauh lebih menyengat dibanding bulan-bulan lain. Panas yang dihasilkannya lebih tinggi dibanding yang lain.

Halaman:

Tags

Terkini