Segera Tayang! Film Nona Manis Sayange: Kisah Cinta Yang Terhalang Budaya Serta Isu Sosial Di Labuan Bajo

photo author
- Senin, 31 Juli 2023 | 09:30 WIB
Film Nona Manis Sayange: Kisah cinta yang terhalang Budaya dengan latar belakang masyarakat di Labuan Bajo, NTT (foto: Editor JF/@roberjemali)
Film Nona Manis Sayange: Kisah cinta yang terhalang Budaya dengan latar belakang masyarakat di Labuan Bajo, NTT (foto: Editor JF/@roberjemali)

Terpantau.com - Budaya dan adat yang ada di Indonesia kembali diangkat dalam sebuah film layar lebar dengan judul Nona Manis Sayange.

Film Nona Manis Sayange ini bercerita mengenai adat yang ada di Labuan Baju, NTT.

Selain mengangkat isu mengenai budaya belis atau uang mahar dan juga pemberdayaan perempuan film Nona Manis Sayange ini juga mengangkat beberapa isu yang ada di Labuan Bajo, NTT seperti permasalahan sampah di sana, krisis air bersih dan isu mafia tanah.

Baca Juga: Pecinta Ramen Wajib Coba! Atsuiya Hotplate Ramen Yang Sedang Viral Di Bogor

Melalui film Nona Manis Sayange diharapakan warga Indonesia dapat mengetahui permasalahan dan hal menarik yang ada di Labuan Bajo.

Film Nona Manis Sayange merupakan film garapan sutradara Hestu Saputra dan Rengga Indrayana dan diproduksi oleh rumah produksi PUTAAR .

Selain mengangkat isu yang ada di Labuan Bajo, NTT, film Nona Manis Sayange juga menampilkan panorama alam yang indah dari Labuan Bajo dan sekitarnya sebagai latar penceritaan di dalamnya.

Pada acara perilisan teaser poster dan konferensi pers film ‘Nona Manis Sayange’” di Jakarta, Kamis, (27/7/2023) sutradara Rengga Indrayana menceritakan mengenai penggarapan film Nona Manis Sayange ini memakan waktu cukup lama dengan proses syuting hampir satu bulan lamanya.

Hal tersebut disebebakan karena selama proses syuting film Nona Manis Sayange tim produksi banyak mengalami tantangan yang tidak terduga sama sekali seperti cuaca yang tiba-tiba berubah.

Baca Juga: Yuk Kunjungi Kafe Kucing Yang Sedang Viral Di Bogor, Cocok Untuk Ngopi Bareng Teman Saat Weekand

Selain tantangan cuaca tim produksi film Nona Manis Sayange juga harus melakuka syuting di atas laut selama tujuh hari. Serta lokasi syuting yang berada di beberapa titik dengan jarak yang cukup jauh dan hanya bisa ditempuh dengan berjalan kaki merupakan tantangan tersendiri bagi tim produksi.

Rengga tertarik menggarap film ini karena Labuan Bajo memiliki keindahan alam yang tersembunyi serta adat, budaya dan serta tradisi yang unik sehingga menarik untuk dikulik.

“Keindahannya itu bukan hanya lokasi, pulau, atau pantai. Bukan, tetapi manusianya, adatnya, musiknya, budayanya. Itu sesuatu yang sangat menarik,” ujar Rengga.

Selain jalan cerita yang menarik film Nona Manis Sayange ini kamu akan disuguhkan oleh panorama alam yang indah dari Labuan Bajo dan sekitarnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Tasia Wulandari

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X