Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 4 Menabur Harap Di Muntilan, 'Rumah Gaya Gothic yang Meruah Warna'

photo author
Siwi Susilaningsih, Terpantau
- Sabtu, 23 Desember 2023 | 15:15 WIB
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 4 Menabur Harap Di Muntilan, 'Rumah Gaya Gothic yang Meruah Warna' (SDS)
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 4 Menabur Harap Di Muntilan, 'Rumah Gaya Gothic yang Meruah Warna' (SDS)

Terpantau.comNovel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 4 Menabur harap Di Muntilan, dengan tokoh Eve, Erwin dan Ryan. Novel pentigraf ini, disajikan satu pentigraf atau cerita pendek tiga paragraf yang berkesinambungan dengan pentigraf berikutnya.

Novel pentigraf novel Siwi Susilaningsih, berkisah tentang kisah cinta antara seorang perempuan unmarried, Eve beranak satu yang ditinggal suaminya karena hilang dalam satu kerusuhan politik. Pada saat mencari kejelasan tentang suaminya, ia bertemu dengan dua lelaki yaitu Erwin dan Ryan.

Kisah cinta antara Eve dan kedua lelaki tadi yaitu Erwin dan Ryan sangat unik. Disajikan dalam novel pentigraf, novel Siwi Susilaningsih ini serasa segar dan aktual. Bagaimana cerita yang terjalin sungguh memberikan warna baru bagi pembaca.

Baca Juga: Jelang Debat Cawapres, Ganjar Pranowo: Banyak Isu Ekonomi yang akan Ditonjolkan

Eve bekerja di bidang yang berhubungan dengan parfum sesuai jurusan yang diambilnya sewaktu kuliah.

Erwin seorang akuntan publik, teman SMA suami Eve yang hilang.

Ryan, seorang artis atau seniman patung dan seni instalasi yang lain.

Stay Tune!                   

Bagian 4. Menabur Harap Di Muntilan.

Baca Juga: Keluarga Besar Pencinta Walisongo Dukung Ganjar Pranowo Jadi Presiden ke-8 RI

Episode 111. Rumah Gaya Gothic yang Meruah Warna

Dullah menjemputku pukul 09.00, langsung menuju rumah Erwin di bilangan Kemanggisan. Mungkin karena hari libur maka perjalanan kesana tidak terkendala macet. Jalan tol juga relatif kondusif. Erwin sudah menunggu di rumah. Dia kemarin sampai Jakarta dari tugas luar kotanya. Memasuki halaman rumah Erwin aku merasa mendapat energi baru. Ketika pintu gerbang dibukakan oleh salah satu asisten di rumah Erwin itu, mobil Dullah langsung menuju ke belakang. Mobil parkir tepat di depan pendopo kecil yang cukup untuk 50 orang untuk berkumpul. Aku heran mengapa Dullah tidak menurunkanku di depan.

Baca Juga: 33 Twibbon Keren Dapat Dipilih Untuk Memeriahkan Natal dan Tahun Baru 2024, Pasang Yuk Di Akun Medsos

Rumah Erwin membuatku jatuh cinta. Rumah bergaya Gothic dengan nuansa bebatuan alam berwarna hitam itu sontak membuatku terdiam. Mau tak mau aku jatuh cinta. Rumah dua lantai itu bagian depannya sungguh menawan. Dengan façade total hitam ditingkah  pintu jendela berwarna putih di lantai dua menambah kontras. Terlebih lagi pada warna hitam pagar pada mini balkon tempat pot di depan jendela lantai dua. Sungguh tak masuk akal kalau aku tak jatuh cinta. Dan di pot itu penuh dengan bunga berwarna pink keunguan. Ditambah kap lampu untu penerangan. Aku tambah terkagum-kagum saja. Memang boleh ya punya rumah seindah itu?

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Tasia Wulandari

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X