Terpantau.com – Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 4 Menabur harap Di Muntilan, dengan tokoh Eve, Erwin dan Ryan. Novel pentigraf ini, disajikan satu pentigraf atau cerita pendek tiga paragraf yang berkesinambungan dengan pentigraf berikutnya.
Novel pentigraf novel Siwi Susilaningsih, berkisah tentang kisah cinta antara seorang perempuan unmarried, Eve beranak satu yang ditinggal suaminya karena hilang dalam satu kerusuhan politik. Pada saat mencari kejelasan tentang suaminya, ia bertemu dengan dua lelaki yaitu Erwin dan Ryan.
Kisah cinta antara Eve dan kedua lelaki tadi yaitu Erwin dan Ryan sangat unik. Disajikan dalam novel pentigraf, novel Siwi Susilaningsih ini serasa segar dan aktual. Bagaimana cerita yang terjalin sungguh memberikan warna baru bagi pembaca.
Baca Juga: Jelang Debat Cawapres, Ganjar Pranowo: Banyak Isu Ekonomi yang akan Ditonjolkan
Eve bekerja di bidang yang berhubungan dengan parfum sesuai jurusan yang diambilnya sewaktu kuliah.
Erwin seorang akuntan publik, teman SMA suami Eve yang hilang.
Ryan, seorang artis atau seniman patung dan seni instalasi yang lain.
Stay Tune!
Bagian 4. Menabur Harap Di Muntilan.
Baca Juga: Keluarga Besar Pencinta Walisongo Dukung Ganjar Pranowo Jadi Presiden ke-8 RI
Episode 111. Rumah Gaya Gothic yang Meruah Warna
Dullah menjemputku pukul 09.00, langsung menuju rumah Erwin di bilangan Kemanggisan. Mungkin karena hari libur maka perjalanan kesana tidak terkendala macet. Jalan tol juga relatif kondusif. Erwin sudah menunggu di rumah. Dia kemarin sampai Jakarta dari tugas luar kotanya. Memasuki halaman rumah Erwin aku merasa mendapat energi baru. Ketika pintu gerbang dibukakan oleh salah satu asisten di rumah Erwin itu, mobil Dullah langsung menuju ke belakang. Mobil parkir tepat di depan pendopo kecil yang cukup untuk 50 orang untuk berkumpul. Aku heran mengapa Dullah tidak menurunkanku di depan.
Rumah Erwin membuatku jatuh cinta. Rumah bergaya Gothic dengan nuansa bebatuan alam berwarna hitam itu sontak membuatku terdiam. Mau tak mau aku jatuh cinta. Rumah dua lantai itu bagian depannya sungguh menawan. Dengan façade total hitam ditingkah pintu jendela berwarna putih di lantai dua menambah kontras. Terlebih lagi pada warna hitam pagar pada mini balkon tempat pot di depan jendela lantai dua. Sungguh tak masuk akal kalau aku tak jatuh cinta. Dan di pot itu penuh dengan bunga berwarna pink keunguan. Ditambah kap lampu untu penerangan. Aku tambah terkagum-kagum saja. Memang boleh ya punya rumah seindah itu?
Artikel Terkait
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 4 Menabur Harap Di Muntilan, 'Antara Frasa Dan Rasa: Erwin Berada Dimana?'
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 4 Menabur Harap Di Muntilan, 'Test The Water'
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 4 Menabur Harap Di Muntilan, 'Perempuan Cantik Bernama Liesye'
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 4 Menabur Harap Di Muntilan, 'Pohon Kenanga Souvenir Pernikahan Erwin'
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 4 Menabur Harap Di Muntilan, 'Erwin yang Semakin Atraktif'
Kompilasi Novel Pentigraf Eve Novel Siwi Susilaningsih, Episode 1-10. Bacaan Seru Liburan Nataru
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 4 Menabur Harap Di Muntilan, 'Erwin yang Terbuka Seluas Samudera'