Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 5, Persemaian Hati Tuaian Jiwa, 'Kembali Bergejolak Dadaku'

photo author
Siwi Susilaningsih, Terpantau
- Selasa, 5 Maret 2024 | 15:15 WIB
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 5, Persemaian Hati Tuaian Jiwa, 'Kembali Bergejolak Dadaku'  (Pexels/Markus Winkler )
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 5, Persemaian Hati Tuaian Jiwa, 'Kembali Bergejolak Dadaku' (Pexels/Markus Winkler )

Terpantau.com - Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 5 Persemaian Hati Tuaian Jiwa, dengan tokoh Eve, Erwin dan Ryan. Novel pentigraf ini, disajikan satu pentigraf atau cerita pendek tiga paragraf yang berkesinambungan dengan pentigraf berikutnya.

Novel pentigraf novel Siwi Susilaningsih, berkisah tentang kisah cinta antara seorang perempuan unmarried, Eve beranak satu yang ditinggal suaminya karena hilang dalam satu kerusuhan politik. Pada saat mencari kejelasan tentang suaminya, ia bertemu dengan dua lelaki yaitu Erwin dan Ryan.

Kisah cinta antara Eve dan kedua lelaki tadi yaitu Erwin dan Ryan sangat unik. Disajikan dalam novel pentigraf, novel Siwi Susilaningsih ini serasa segar dan aktual. Bagaimana cerita yang terjalin sungguh memberikan warna baru bagi pembaca.

Baca Juga: Renungan Masa Pra Paskah , Belajar Dari Lagu Dear God Untuk Berserah Ketika Kita Tak Punya Kuasa Menjaga yang Kita Cinta

Eve bekerja di bidang yang berhubungan dengan parfum sesuai jurusan yang diambilnya sewaktu kuliah.

Erwin seorang akuntan publik, teman SMA suami Eve yang hilang.

Ryan, seorang artis atau seniman patung dan seni instalasi yang lain.

Stay Tune!

Bagian 5. Persemaian Hati Tuaian Jiwa.

Baca Juga: Bakalan Seru Nih, Xiao Zhan Main Bareng Wallace Chung Dalam The Legend of The Hidden Sea

Episode 182. Kembali Bergejolak Dadaku

Aku bahkan tak ingat atau tak tahu kapan Erwin bisa belanja untuk sarapan pagi. Mungkin tadi pagi-pagi sekali dia berangkat ke mini market yang buka 24 jam. Cukup lengkap sarapan paginya, ada roti, susu,telur, dan sosis.

Baca Juga: Kabupaten Purwakarta Siap Panen Padi 91.506 Ton

"Teh tawar hangat untukmu," kata Erwin sambil menunjukkan segelas teh yang harum baunya di depan bangku dimana aku harus menuju. Akupun duduk manis disana. Kemudian Erwin menyorongkan dua helai roti bakar berikut telur mata sapi dan sepotong sosis. "Jangan lupa minum vitaminnya," kata Erwin lagi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Tasia Wulandari

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X