Renungan Masa Pra Paskah , Belajar Dari Lagu Dear God Untuk Berserah Ketika Kita Tak Punya Kuasa Menjaga yang Kita Cinta

photo author
Siwi Susilaningsih, Terpantau
- Senin, 4 Maret 2024 | 14:15 WIB
Renungan Masa Pra Paskah , Belajar Dari Lagu Dear God Untuk Berserah Ketika Kita Tak Punya Kuasa Menjaga yang Kita Cinta (freepik.com/author/stockgiu)
Renungan Masa Pra Paskah , Belajar Dari Lagu Dear God Untuk Berserah Ketika Kita Tak Punya Kuasa Menjaga yang Kita Cinta (freepik.com/author/stockgiu)

Terpantau.com - Dalam rangkaian Paskah, terdapat masa Pra Paskah yang terdiri dari 6 Pekan, yaitu Pekan Pertama, Pekan Kedua sampai keenam dan kemudian dilanjutkan dengan Pekan Suci.

Masa Pra Paskah Pekan Pertama sampai keenam diisi dengan puasa dan pantang. Juga yang tak kalah penting adalah merenung atau retreat yang artinya mundur. Mundur dari beberapa kebiasaan sehari-hari dengan maksud lebih memberikan ruang hati untuk mengadakan renungan pribadi.

Renungan hari ini adalah Renungan Hari ini tentang rasa keberserahan kita kepada Tuhan ketika secara fisik kita tak berdaya untuk merengkuh orang-orang yang kita cintai.

Baca Juga: Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 5, Persemaian Hati Tuaian Jiwa, 'Di Jurong East Bird Park'

"Tuhan hanya satu pintaku Jagalah dan rengkuhlah mereka, Ketika aku terlalu jauh untuk memeluk."

Selalu saja aku tersentuh setiap kali mendengar alunan lagu Dear God dari Avenged Sevenfold.

Sebelumnya aku tak suka dengan lagu ini, hingga pada suatu hari aku mendengar lirik lagu itu keluar dari mulut anak laki-lakiku  yang baru berumur tujuh tahun dan dia bisa menyanyikannya dengan sempurna.

Baca Juga: Bakalan Seru Nih, Xiao Zhan Main Bareng Wallace Chung Dalam The Legend of The Hidden Sea

Kemudian aku browsing syair lagunya. Begitu mengena. Aku sangat menyukai bagian ini.

Dear God the only thing I ask of you is

To hold her when I'm not around

When I'm much too far away

Nama Avenged Sevenfold, yang artinya pembalasan tujuh kali lipat  itu, mengantarkanku pada ajaran Yesus bahwa kita harus mengampuni 7X70 kali.

Walau tidak mengadakan wawancara dengan personil grup band tadi, aku yakin tentang ajaran mengampuni 7X70 kali itu mengilhami mereka juga - barangkali terilhami dari Kejadian 4:15.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Tasia Wulandari

Sumber: Buku Tuhan Kasihanilah Kami

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Memilih Format CV: ATS Friendly atau Kreatif?

Senin, 15 Juli 2024 | 09:12 WIB

10 Kota dengan Biaya Hidup Termurah di Indonesia

Kamis, 11 Juli 2024 | 12:21 WIB
X