Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 5, Persemaian Hati Tuaian Jiwa, 'Kisah yang Terkunci Rapat oleh Algoritma Bernama Erin'

photo author
Siwi Susilaningsih, Terpantau
- Senin, 11 Maret 2024 | 15:15 WIB
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 5, Persemaian Hati Tuaian Jiwa, 'Kisah yang Terkunci Rapat oleh Algoritma Bernama Erin' (Instagram @teskepribadian.id)
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 5, Persemaian Hati Tuaian Jiwa, 'Kisah yang Terkunci Rapat oleh Algoritma Bernama Erin' (Instagram @teskepribadian.id)

Terpantau.com - Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 5 Persemaian Hati Tuaian Jiwa, dengan tokoh Eve, Erwin dan Ryan. Novel pentigraf ini, disajikan satu pentigraf atau cerita pendek tiga paragraf yang berkesinambungan dengan pentigraf berikutnya.

Novel pentigraf novel Siwi Susilaningsih, berkisah tentang kisah cinta antara seorang perempuan unmarried, Eve beranak satu yang ditinggal suaminya karena hilang dalam satu kerusuhan politik. Pada saat mencari kejelasan tentang suaminya, ia bertemu dengan dua lelaki yaitu Erwin dan Ryan.

Kisah cinta antara Eve dan kedua lelaki tadi yaitu Erwin dan Ryan sangat unik. Disajikan dalam novel pentigraf, novel Siwi Susilaningsih ini serasa segar dan aktual. Bagaimana cerita yang terjalin sungguh memberikan warna baru bagi pembaca.

Baca Juga: Mentan: Merah Putih Memanggil Kita Segera Turun Ke Sawah

Eve bekerja di bidang yang berhubungan dengan parfum sesuai jurusan yang diambilnya sewaktu kuliah.

Erwin seorang akuntan publik, teman SMA suami Eve yang hilang.

Ryan, seorang artis atau seniman patung dan seni instalasi yang lain.

Stay Tune!

Bagian 5. Persemaian Hati Tuaian Jiwa.

Baca Juga: Hasil Panen Jagung Maret-April Melimpah, Ini 10 Kabupaten Produsen Terbesar

Episode 187. Kisah yang Terkunci Rapat oleh Algoritma Bernama Erin

Ketika aku selesai mandi, Erin sudah menyiapkan makan malam sederhana di meja makan. Dia rupanya tadi sempat belanja di bawah ketika aku mandi. Dia pergi bersama Erwin dan aku tak sadar kalau ditinggal sendirian. Aku kalau sudah mandi kadang lupa waktu.

Baca Juga: Kementan Lakukan Pencanangan Penanaman Padi Gogo Tumpang Sari Kelapa di Wajo

"Kak Eve, besok otw ke bandara mampir Kampung Gelam ya. Masih ada waktu koq," kata Erin. Aku manut-manut saja karena tidak akrab dengan medan. Erwin tentu saja setuju juga. Atau jangan-jangan malah ini ide dari Erwin.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Tasia Wulandari

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X