Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 6, Tirai Tirai Indah yang Tersingkap, 'Tirai Keluarga Erwin: Dua Nama Dalam Satu Bingkai'

photo author
Siwi Susilaningsih, Terpantau
- Minggu, 7 April 2024 | 15:15 WIB
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 6, Tirai Tirai Indah yang Tersingkap, 'Tirai Keluarga Erwin: Dua Nama Dalam Satu Bingkai' (Google Bisnisku/Maheswara Syaifurrasyad)
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 6, Tirai Tirai Indah yang Tersingkap, 'Tirai Keluarga Erwin: Dua Nama Dalam Satu Bingkai' (Google Bisnisku/Maheswara Syaifurrasyad)

Terpantau.com - Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 6 Tirai Tirai Indah yang Tersingkap, dengan tokoh Eve, Erwin dan Ryan. Novel pentigraf ini, disajikan satu pentigraf atau cerita pendek tiga paragraf yang berkesinambungan dengan pentigraf berikutnya.

Novel pentigraf novel Siwi Susilaningsih, berkisah tentang kisah cinta antara seorang perempuan unmarried, Eve beranak satu yang ditinggal suaminya karena hilang dalam satu kerusuhan politik. Pada saat mencari kejelasan tentang suaminya, ia bertemu dengan dua lelaki yaitu Erwin dan Ryan.

Kisah cinta antara Eve dan kedua lelaki tadi yaitu Erwin dan Ryan sangat unik. Disajikan dalam novel pentigraf, novel Siwi Susilaningsih ini serasa segar dan aktual. Bagaimana cerita yang terjalin sungguh memberikan warna baru bagi pembaca.

Baca Juga: Hampers Dan Parsel: Ternyata Berbeda Sejarah dan Pengertian Dari Bingkisan Lebaran Di Hari Raya Idul Fitri Ini.

Eve bekerja di bidang yang berhubungan dengan parfum sesuai jurusan yang diambilnya sewaktu kuliah.

Erwin seorang akuntan publik, teman SMA suami Eve yang hilang.

Ryan, seorang artis atau seniman patung dan seni instalasi yang lain.

Stay Tune!

Bagian 6. Tirai Tirai Indah yang Tersingkap

Baca Juga: Cobain Yuk Bikin Kue Garpu. Ini Resep Kue Kewuk, Gampang, Cepat Dan Penuh Gizi Dengan Tampilan Imut Nan Lucu

Episode 215. Tirai Keluarga Erwin: Dua Nama Dalam Satu Bingkai

Aku memandangi Candi Asu itu berlama-lama, tanpa sadar ada seseorang yang juga memandangi candi yang sama. Aku terkejut begitu menyadari kehadirannya. Perasaan tadi aku kesini tidak ada orang lain yang melintas, atau bertemu denganku. Cukup ngeri juga aku, jangan-jangan ini bukan manusia. Dia tersenyum.

Baca Juga: Ternyata Kue Kering Tradisi Lebaran Idul Fitri Punya Sejarah Unik, Ditemukan Tak Sengaja Oleh Para Tukang Roti

Aku membalas senyumnya sambil mata dan otakku melakukan scanning tentang dia. Penampilannya seperti peneliti. Jangan-jangan dia seorang arkeolog. Tubuhnya semampai. Senyumnya menawan. Dia memakai topi bucket warna coklat, serasi dengan rompinya. Kemeja warna hitam senada dengan celana panjang, sepatu, dan backpack-nya. Dia mengulurkan tangan, memperkenalkan diri. “Gerald,” ucapnya. Aku terhuyung sedikit demi mendengar namanya. Pasti panggilannya Gerry, dan itu mirip panggilan untuk suamiku yang hilang, Gary. Hanya saja nama panjang Gary adalah Garibaldi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Tasia Wulandari

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X