Novel Penagraf Ivy Bagian III Jogja Istimewa, 'Tiga Penjara Cinta'

photo author
Siwi Susilaningsih, Terpantau
- Rabu, 12 April 2023 | 15:25 WIB
Novel Penagraf Ivy  Bagian III Jogja Istimewa, 'Tiga Penjara Cinta' (www.veranda.com)
Novel Penagraf Ivy Bagian III Jogja Istimewa, 'Tiga Penjara Cinta' (www.veranda.com)

Terpantau.com - Lanjut ya menampilkan cerita fiksi, novel penagraf atau novel yang terdiri dari cerita pendek lima paragraf. Mulai hari ini dengan Bagian III, Jogja Istimewa.

Berbeda dengan pentigraf yang merupakan cerita pendek tiga paragraf, Novel penagraf tentunya cerita pendek yang terdiri dari lima paragraf. Sekarang memasuki Bagian III, Jogja Istimewa.

Novel penagraf yang diunggah kali ini berjudul Ivy. Ivy berkisah tentang percintaan seorang gadis yang hampir patah hati karena ditinggal kekasihnya namun oleh suatu keadaan mereka bertemu lagi dengan berbagai kisah pelik yang membelit mereka. Simak yuk Bagian III, Jogja Istimewa.

Stay tune ya.

Baca Juga: Subtes Penalaran Umum : Contoh Soal, Kunci Jawaban, Pembahasan Tes Skolastik Tahun 2021 Untuk SNBT UTBK 2023

Sinopsis episode sebelumnya

Ivy berkunjung ke rumah Pakde Sandiego dan mencari Ibunya Diaz yang sedang masak di dapur bersama Diaz.

Demi mendengar suaraIvy, Budhe Sandiego histeris dan Diaz mematung. Sampai ketika Ivy sudah di dekatnya, Diaz baru bereaksi. Reaksinya membuat Ivy terkejut.

Simak yuk lanjutannya.

Baca Juga: Mengenal Contoh dan Ciri Ciri Fabel, 'Kelinci dan Kura Kura ' Dapat Dijadikan Referensi Bacaan Sehabis Tarawih

Tiga Penjara Cinta

"Ya D(i) " kata Diaz. Sekarang aku tambah bingung, Diaz sadar apa enggak ini ngomongnya. "Diaz?" aku melihat ke matanya. Masih mata yang sama, dan aku setengah menyesal melihatnya. "Aku sadar, Ivy" katanya akhirnya. "Kamu koq kesini? Ada apa?" tanyanya. Diaz menghentikan kegiatan memasaknya. Aku ceritakan tentang wasiat Om William. Diaz menyambut dingin. "Iya, aku menduga hal seperti itu akan ada. Cuma aku tak menyangka mengapa kamu perantaranya? Bukan Diego atau Valiant" lanjutnya. Duh, aku mesti menjawab apa.

Baca Juga: Silaturahmi Ramadhan: Buka Bersama dan Santunan Anak Yatim Sie HAAK Dekenat Timur Dan GP Ansor Jakarta Timur

"Ya mana aku tahu" kataku akhirnya. Diaz masih belum welcome dengan segala sesuatunya. "Aku titip kamu dulu Ivy, sampai waktunya tiba" katanya. Ini yang kutakutkan. "Kamu nggak akan menemui Papiemu?' tanyaku. Diaz menjawab sedang kupertimbangkan. Diego juga sudah bicara hal yang sama, katanya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Tasia Wulandari

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X