Terpantau.com – Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 4 Menabur harap Di Muntilan, dengan tokoh Eve, Erwin dan Ryan. Novel pentigraf ini, disajikan satu pentigraf atau cerita pendek tiga paragraf yang berkesinambungan dengan pentigraf berikutnya.
Novel pentigraf novel Siwi Susilaningsih, berkisah tentang kisah cinta antara seorang perempuan unmarried, Eve beranak satu yang ditinggal suaminya karena hilang dalam satu kerusuhan politik. Pada saat mencari kejelasan tentang suaminya, ia bertemu dengan dua lelaki yaitu Erwin dan Ryan.
Kisah cinta antara Eve dan kedua lelaki tadi yaitu Erwin dan Ryan sangat unik. Disajikan dalam novel pentigraf, novel Siwi Susilaningsih ini serasa segar dan aktual. Bagaimana cerita yang terjalin sungguh memberikan warna baru bagi pembaca.
Baca Juga: TPN Ganjar Mahfud: Ada Yang Ingin Memecah Belah, Tapi Kami Solid
Eve bekerja di bidang yang berhubungan dengan parfum sesuai jurusan yang diambilnya sewaktu kuliah.
Erwin seorang akuntan publik, teman SMA suami Eve yang hilang.
Ryan, seorang artis atau seniman patung dan seni instalasi yang lain.
Stay Tune!
Bagian 4. Menabur Harap Di Muntilan.
Episode 119. Kode Tersembunyi Di Balik Secangkir Teh Lemon Balm Dari Erwin
Erwin datang membawakan teh hangat untukku. Ada camilan ringan juga dibawanya, pisang goreng. Aku sampai terpana. Masih memandangi Erwin, pikiranku kembali berkeliaran. Almarhumah istrinya tentunya mendapatkan perlakuan yang sama seperti ini juga dulu. Walau sedikit, ada rasa iri juga tumbuh di sudut hatiku, tetapi sekali lagi kembali aku tepis. Aku menyambut minuman dan snack yang dibawakan Erwin. Tahu darimana kalau aku suka dengan pisang goreng? Dari Gary? Dari Alex? Kembali aku didera rasa heran yang menggebu.
“Ini teh lemon balm yang kubawa,” kata Erwin. Aku menjadi tambah heran, ini lelaki kenapa banyak banget koleksi tehnya. Kembali aku mengembara. Istrinya dulu penggemar teh? Atau dia menyediakan bermacam teh sesuai teman perempuan yang dia punyai? Ampun benar jalan pikiranku. Ampuni aku ya Tuhan. Rasanya aku mengalami Dobby Syndrome ini.