Dobby Syndrome yang Sedang Viral, Suatu Kondisi Perasaan Bersalah yang Dapat Diderita Siapa Saja. Apa Hubungannya dengan Harry Potter?

photo author
Siwi Susilaningsih, Terpantau
- Jumat, 29 Desember 2023 | 20:40 WIB
Dobby Syndrome yang Sedang Viral, Suatu Kondisi Perasaan Bersalah yang Dapat Diderita Siapa Saja. Apa Hubungannya dengan Harry Potter? (Pinterest)
Dobby Syndrome yang Sedang Viral, Suatu Kondisi Perasaan Bersalah yang Dapat Diderita Siapa Saja. Apa Hubungannya dengan Harry Potter? (Pinterest)

Terpantau.com – Para penggemar Harry Potter tentunya kenal dengan makhluk elf bernama Dobby. Makhluk yang dibebaskan Harry Potter dengan kaus kakinya yang diselipkan pada buku yang diberikan Lucius Malfoy itu akhir-akhir ini menjadi viral.

Viralnya Dobby bukan berkaitan dengan Harry Potter lagi tetapi berhubungan dengan suatu keadaan mental yang berhubungan dengan rasa bersalah. Seperti terlihat dalam film Harry Potter, Dobby akan melukai dirinya sendiri jika merasa bersalah.

Hal itu dapat ditemukan dalam cerita ketika Harry Potter harus kembali ke Hogward, Dobby menghalangi Harry Potter dengan mengganggunya ketika keluarga Dursley sedang menerima tamu, kolega paman Harry itu.

Baca Juga: Setelah Masuk Daftar Hitam, Dracin Got a Crush on You yang Dibintangi Xu Kaicheng dan Gulinazha, Akhirnya Tayang

Juga Dobby berulah ketika dia menghalangi pintu masuk platform 9 ¾ dengan sihirnya, sehingga Harry Potter tidak bisa masuk.

Dobby Syndrome pertama kali diperkenalkan oleh dua peneliti di Tilburg University dan Vrije Universiteit Amsterdam yaitu Rob Nelissen dan Marcel Zeelenberg.

Menurut Nelissen dan Zeelenberg, ketika kemampuan untuk mengkompensasi suatu pelanggaran tidak memungkinkan, seseorang lebih cenderung menjatuhkan hukuman pada dirinya sendiri.

Baca Juga: Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 4 Menabur Harap Di Muntilan, 'Ketakutan Karena Alasan yang Tak Jelas'

Dobby Syndrome atau Dobby Effect dapat didefinisikan sebagai rasa bersalah yang kemudian dapat berubah menjadi perilaku menghukum diri sendiri.

Rasa bersalah biasanya akan datang saat seseorang melakukan sesuatu yang bertentangan dengan moral atau nilai-nilai yang dianut.

Hal ini akan menjadi masalah jika seseorang terus-menerus menghukum diri sendiri jika setiap merasa bersalah.

Banyak hal yang dapat menjadi penyebab seseorang mengalami Dobby Syndrome. Dalam banyak kasus, rasa bersalah muncul saat seseorang tidak dapat memenuhi ekspektasi orang lain.

Baca Juga: Ini Perbedaan Antara Chocolatier dan Chocolate Maker, Profesi Menjanjikan yang Minim Peminat Di Negara Penghasil Kakao Terbesar Ketiga Di Dunia

Sindrom ini mungkin juga berasal dari trauma masa kecil ketika orang tua menumpahkan semua kekesalan mereka pada anaknya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Tasia Wulandari

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Kenali 4 Gejala Awal Tubuh Mengalami Dehidrasi

Senin, 20 Mei 2024 | 20:27 WIB

10 Tips Agar Terhindar dari Penyakit Hipertensi

Jumat, 17 Mei 2024 | 22:29 WIB
X