Baca Juga: Jateng Jadi Ajang Perebutan Suara, Capres Ganjar Pranowo: Kita Harus Jaga Rumah Sendiri
Aku menjawab seturut apa yang kuketahui dan kurasakan. Dan kuceritakan juga kepada Ryan tentang pernyataan Erwin yang sampai saat ini aku belum memberi kepastian ya atau tidaknya karena aku masih gamang. Terlihat senyum tersungging di bibir Ryan. Mungkin dia mentertawakanku karena sikapku seperti yang lalu terhadapnya. Sampai kemudian Ryan berkata, “Kamu belum berubah. Selalu meragu. Apa yang kurang dari Erwin? Aku mendukungmu!” Aku tak tahu perkataan Ryan ini tulus dari dalam hatinya atau ada maksud lain, karena apa yang diucapkan sesudahnya membuatku sedikit terkejut. Walau apa yang diucapkannya itu sudah ada dalam perkiraanku dan kuharapkan konfirmasinya, tetap saja daya kejutnya ada. Kayak aku tak bisa menerima kenyataan gitu lho.
SDS.6.1.24
Sampai berjumpa pada episode selanjutnya Bagian 4 Menabur Harap Di Muntilan Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih. ***