Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 4 Menabur Harap Di Muntilan, 'Bitter Sweet Salted Sour Kenyataan'

photo author
Siwi Susilaningsih, Terpantau
- Sabtu, 6 Januari 2024 | 15:15 WIB
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 4 Menabur Harap Di Muntilan, 'Bitter Sweet Salted Sour Kenyataan' (Pixabay)
Novel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 4 Menabur Harap Di Muntilan, 'Bitter Sweet Salted Sour Kenyataan' (Pixabay)

Terpantau.comNovel Pentigraf Eve, Novel Siwi Susilaningsih Bagian 4 Menabur harap Di Muntilan, dengan tokoh Eve, Erwin dan Ryan. Novel pentigraf ini, disajikan satu pentigraf atau cerita pendek tiga paragraf yang berkesinambungan dengan pentigraf berikutnya.

Novel pentigraf novel Siwi Susilaningsih, berkisah tentang kisah cinta antara seorang perempuan unmarried, Eve beranak satu yang ditinggal suaminya karena hilang dalam satu kerusuhan politik. Pada saat mencari kejelasan tentang suaminya, ia bertemu dengan dua lelaki yaitu Erwin dan Ryan.

Kisah cinta antara Eve dan kedua lelaki tadi yaitu Erwin dan Ryan sangat unik. Disajikan dalam novel pentigraf, novel Siwi Susilaningsih ini serasa segar dan aktual. Bagaimana cerita yang terjalin sungguh memberikan warna baru bagi pembaca.

Baca Juga: Tambah Utang Rp 385 Triliun, Pengamat Pertanyakan Belanja Alutsista Bekas Kemhan

Eve bekerja di bidang yang berhubungan dengan parfum sesuai jurusan yang diambilnya sewaktu kuliah.

Erwin seorang akuntan publik, teman SMA suami Eve yang hilang.

Ryan, seorang artis atau seniman patung dan seni instalasi yang lain.

Stay Tune!                   

Bagian 4. Menabur Harap Di Muntilan.

Baca Juga: Beredar Kembali Video Perlakuan Li Hong Yi yang Dianggap Tidak Sopan Pada Zhao Lu Si, Memicu Perkelahian Penggemar

Episode 125. Bitter Sweet Salted Sour Kenyataan

Setelah berhasil meredakan berjuta tanya di dada kami masing-masing barangkali, akhirnya aku dan Ryan dapat bercerita secara lancar. Tentang kondisi di IKN, tentang kapan Erwin mau menyusulku ke Jogja, dan rencana perjalanan kembali kami berempat untuk ke Muntilan. Hal-hal yang formal seperti ini karena menyangkut pekerjaan bersama dapat kami komunikasikan secara baik. Kemudian hal yang menyangkut hati karena bagaimanapun juga baik aku maupun Ryan memendam pertanyaan yang memerlukan jawaban.

Baca Juga: Capres Ganjar Pranowo: KTP Sakti Solusi Pemerataan Penyaluran Bantuan Pendidikan

Ryan memulai pertanyaan dengan bagaimana hubunganku dengan Erwin. Seserius apa Erwin padaku. Aku tak tahu bagaimana perasaan Ryan. Mungkin sekarang ini, pengembaraannya di IKN membuatnya lebih pandai untuk menyembunyikan perasaannya, tak lagi tantrum seperti ketika dia membaui aroma parfum yang kupakai di acara peresmian hotel keluarganya waktu dulu, hingga dia menyitir syair lagu Sting tentang Dessert Rose. Di sisi lain aku juga ada rasa rindu akan hal itu, walau sedikit. Tidak terlalu baper lagi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Tasia Wulandari

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X