Novel Penagraf Ivy, 'Kulepas Diaz'

photo author
Siwi Susilaningsih, Terpantau
- Kamis, 26 Januari 2023 | 15:15 WIB
Novel Penagraf Ivy, 'Kulepas Diaz' (pixabay.com publicdomainpictures)
Novel Penagraf Ivy, 'Kulepas Diaz' (pixabay.com publicdomainpictures)

Terpantau.com – Lanjut ya menampilkan cerita fiksi, novel penagraf atau novel yang terdiri dari cerita pendek lima paragraf.

Berbeda dengan pentigraf yang merupakan cerita pendek tiga paragraf, Novel penagraf tentunya cerita pendek yang terdiri dari lima paragraf.

Novel penagraf yang diunggah kali ini berjudul Ivy. Ivy berkisah tentang percintaan seorang gadis yang hampir patah hati karena ditinggal kekasihnya namun oleh suatu keadaan mereka bertemu lagi dengan berbagai kisah pelik yang membelit mereka.

Stay tune ya.

Baca Juga: Hari Valentine Mau Kirim Bunga? Cek Dulu Makna yang Tersirat Dalam Setiap Bunga

Kulepas Diaz

"Saya boleh mengajukan satu syarat eda?" tanyaku. Ruth menimbang. Dia berpikir kira-kira syarat apa yang akan kuminta. Akhirnya dia mengangguk, demi cintanya pada Diaz. Lalu aku ceritakan tentang harapanku. Suatu saat entah kapan, kalau semesta mendukung, aku mau Diaz yang melukis alisku di hari pernikahanku. Ruth terkejut. Terbayang pastinya bagaimana suasana dan kondisi yang akan dihadapinya. Ruth pastinya tidak akan bisa membayangkan, kalau Diaz bertemu aku lagi di hari pernikahanku. Dia berdiam lama sekali.

Baca Juga: Ceriakan Hari Valentine Dengan Cerita Pendek Tiga Paragraf 'Mawar Padang Pasir'

"Syarat itu masih ada syarat dan ketentuannya koq eda" kataku, berusaha menghilangkan cemasnya. Syarat dan ketentuan tidak berlaku, kalau selama jeda waktu aku menunggu hari aku menikah, kalian sudah mempunyai bayi. Atau setidaknya, ada kabar yang sampai di telingaku, kalau eda mengandung. Ruth berbinar-binar, tanda setuju.

"Tapi eda tak akan menikah dalam waktu tiga bulan ini kan?" tanyanya. Dia masih berpikir juga, jangan-jangan aku menyiasati perasaanku terhadap Diaz. Aku meyakinkan dia, kalau aku tidak akan menikah dalam waktu dekat. Lagian mau menikah sama siapa oii? Setelah yakin dengan apa yang kukatakan, Ruth pun berbinar-binar. Rasanya dia seperti disiram air sewindu. Diaz dalam genggamannya dan kebahagiaan akan diraihnya. Sementara aku harus mundur alon-alon. Sebabak belur apapun itu.

Baca Juga: 10 Kado Simbol Cinta Untuk Hari Valentine yang Dapat Dipilih, Dari Coklat Hingga Botol Minum (Part 1)

"May I have your word, eda?" kalimat itu keluar dari mulutku dan Ruth hampir bersamaan. Aku mengangguk padanya, yes you may. Ruth dengan bergetar mengatakan hal yang sama. Dia akan membahagiakan Diaz. Bukti nyatanya sudah ada, setidaknya Ruth sudah berani nekad minta ke Alex, agar memberikan sebagian tanah Inisco kepada Noel diatas perwalian Diaz.

Sinar matahari tergantang tinggi. Hatiku semacam mengalami pelepasan yang tak terkata. Beban cintaku, sudah beralih ke punggung Ruth. Aku tinggal memikirkan diriku, berbicara dengan Diaz, Alex dan juga Valiant. Ruth mendahuluiku kembali ke kamarnya. Aku kembali ke kamarku. Melewati kamar Valiant, aku membaca pesan tergantung, agar kamarnya dibersihkan. Berarti dia tidak ada di kamarnya. Dia kemana? Ah, biar nanti kuurus belakangan. Aku harus pergi menemui Bunda.

SDS. 26.05.2020

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Tasia Wulandari

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X