Terpantau.com - Sambut Hari Perayaan Kasih Sayang atau Hari Valentine, kali ini akan dihadirkan cerita pendek tiga paragraf atau pentigraf.
Pentigraf adalah cerita pendek tiga paragraf dan termasuk flash fiction atau fiksi singkat. Adalah Dr. Tengsoe Tjahjono yang menemukan pentigraf. Pentigraf Hari Valentine yang dihadirkan disini tentu saja bertema cinta, kasih sayang, juga rindu dan sebagainya.
Menurut Tengsoe Tjahjono, pentigraf yang baik itu maksimal terdiri dari 210 kata dalam ketiga paragrafnya. Cerita pendek tiga paragraf Hari Valentine ini juga harus mengandung unsur sebuah cerpen yaitu tokoh, alur cerita, setting, konflik dan penyelesaian masalah.
Entah berapa banyak cerita pendek atau cerpen di luar sana. Baik yang tersisip pada halaman suatu majalah atau dipublikasikan secara daring.
Ribuan lebih cerpen yang ditulis oleh ribuan lebih penulis.
Ribuan plot dan penokohan. Ribuan awal dan akhir.
Ribuan cerita dan konflik.
Dunia cerpen yang sungguh berwarna-warni.
Bagi beberapa orang, tulisan cerpen menjadi teman yang istimewa, bahkan hingga berpuluh-puluh tahun hidup mereka, kelak.
Ada yang nyaman membaca cerpen yang sedikit agak panjang. Ada pula yang selalu antusias membaca pentigraf atau cerpen tiga paragraf.
Baca Juga: Novel Penagraf Ivy Bagian II, Jakarta , Jakarta, Jakarta, 'Maskawin Ketiga'
Mari kita baca salah satu pentigraf yang ditulis oleh Siwi Dwi Saputro, yang berjudul Bertanya Pada Bunga For Get Me Not.
Bertanya Pada Bunga For Get Me Not.
Artikel Terkait
Ceriakan Hari Valentine Dengan Pentigraf 'Lelaki Sunyi Yang Dibiarkan Berjalan Sendiri'
Ceriakan Hari Valentine Dengan Pentigraf 'Biru'
Ceriakan Hari Valentine Dengan Pentigraf 'Furueru Karada Wo Kioku No Bara Ni Tsutsumu'
Ceriakan Hari Valentine Dengan Pentigraf 'Dusta yang Tak Sanggup Kukerjakan'
Ceriakan Hari Valentine Dengan Pentigraf 'HinDari Halu Lagi'