Terpantau.com - Penggunaan Kode QR atau QR Code saat ini sudah tidak asing dalam kehidupan sehari-hari.
Kode QR memudahkan pengguna dalam berbagai hal apa pun mulai dari mencari lokasi hingga transaksi pembayaran.
Namun, banyak pelaku kejahatan siber saat ini memanfaatkan kode QR sebagai modus penipuan baru. Biasanya, para pelaku kejahatan siber akan membuat kode QR berisi situs phising.
Caranya, tampilan situs tersebut dibuat semirip mungkin halaman login media sosial atau bank.
Tujuannya adalah untuk menjebak korban memasukkan data pribadi seperti nomor rekening, kata sandi, dan nomor kartu kredit.
Kamu yang sering menggunakan kode QR wajib berhati-hati.
Perhatikan tips-tips berikut ini sebelum memindahkannya ke dalam gawai agar kamu dapat menghindari phising berupa kode QR:
Baca Juga: Arus Balik Mudik Lebaran, Sistem One Way Tol Palimanan Hingga Tol Cikampek Berlaku Hari Ini
1. Lembaga Resmi
Ini merupakan cara paling mudah untuk melindungi diri dari phising, yaitu hanya memindai kode QR dari lembaga resmi.
Jangan pernah menggunakan kode QR dari sumber yang tidak diketahui.
2. Teliti
Kode QR biasanya dicetak untuk memudahkan pemindaian, misalnya untuk pembayaran transaksi. Selalu pastikan keaslian poster kode QR tersebut.
Artikel Terkait
Tips dan Trik Foto OOTD Lebaran Pakai Kamera HP : Auto Instagramable!
Robot Bisa Menulis Artikel, Berita Gembira atau Bikin Was-was Nih?
Fitur Baru WhatsApp Hadirkan Polling, Bisa Permudah Pekerjaan