Wajib Tau! 5 Alasan Kenapa Gula Berdampak Buruk untuk Kesehatan

photo author
Tim Terpantau 01, Terpantau
- Minggu, 7 Agustus 2022 | 12:10 WIB
5 Alasan Kenapa Gula Berdampak Buruk untuk Kesehatan  / Orandmaybe.com
5 Alasan Kenapa Gula Berdampak Buruk untuk Kesehatan / Orandmaybe.com

Terpantau.com - Mengonsumsi terlalu banyak gula dapat berdampak buruk untuk kesehatan

Produsen cenderung menambahkan gula ke makanan seperti sereal, kue dan beberapa minuman. Gula tambahan inilah yang berdampak buruk bagi kesehatan. 

Tidak seperti makanan dan minuman yang secara alami mengandung gula, gula yang ditambahkan dalam suatu makanan atau minuman tidak memberikan nilai gizi

Justru, mereka adalah sumber energi yang buruk karena tubuh mencerna gula tambahan dengan sangat cepat. Mengonsumsi terlalu banyak gula tambahan dapat menyebabkan masalah kesehatan dari waktu ke waktu. 

1. Kurangnya nilai gizi

Gula adalah kalori kosong. Menambahkannya ke makanan dan minuman secara signifikan meningkatkan kandungan kalori mereka tanpa menambahkan manfaat nutrisi apa pun.

Tubuh biasanya mencerna makanan dan minuman ini dengan cepat. Ini berarti bahwa mereka bukan sumber energi yang baik. Produk yang secara alami mengandung gula berbeda. Misalnya, buah-buahan dan produk susu mengandung gula alami.

Tubuh mencerna makanan ini pada tingkat yang lebih lambat, menjadikannya sumber energi yang bertahan lama.

Mengkonsumsi kalori kosong merusak manfaat kesehatan dari mengonsumsi makanan dan minuman lain yang memang memiliki nilai gizi. Ini juga dapat menyebabkan ketidakseimbangan, di mana defisit nutrisi dapat menyebabkan komplikasi kesehatan lebih lanjut.

2. Berat badan bertambah 

Risiko signifikan mengonsumsi gula makanan berlebih adalah penambahan berat badan. Dalam kebanyakan kasus, makanan dan minuman manis mengandung kalori tinggi.

Mengkonsumsi terlalu banyak produk ini akan menyebabkan penambahan berat badan, bahkan dengan olahraga teratur. Karena tubuh biasanya mencerna produk yang mengandung gula tambahan lebih cepat, mereka tidak mengimbangi rasa lapar untuk waktu yang lama.

Hal ini dapat menyebabkan makan lebih teratur sepanjang hari dan asupan kalori yang lebih besar secara keseluruhan.

Penting untuk dicatat bahwa gula tidak menyebabkan penambahan berat badan dan obesitas dengan sendirinya. Gula adalah salah satu dari beberapa penyebab.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Suci Andrianti

Sumber: Medical News Today

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Kenali 4 Gejala Awal Tubuh Mengalami Dehidrasi

Senin, 20 Mei 2024 | 20:27 WIB

10 Tips Agar Terhindar dari Penyakit Hipertensi

Jumat, 17 Mei 2024 | 22:29 WIB
X