4. Meningkatkan self-esteem
Self-esteem memainkan peranan yang sangat penting dalam kesehatan mental. Self-esteem adalah cara seseorang memandang dan menerima dirinya sendiri, serta merasa percaya diri. Jika self-love dikelola dengan baik, self-esteem pun akan meningkat. Tak hanya itu, dengan mencintai diri sendiri, Anda juga akan lebih mudah mengatasi stres dan tegar dalam menghadapi permasalahan hidup.
5. Mengurangi risiko terkena gangguan mental
Kesulitan untuk menerima diri apa adanya dan tidak nyaman menjadi diri sendiri merupakan beberapa hal yang dapat membuat Anda stres. Jika dibiarkan, hal ini bisa mengganggu kondisi psikologis Anda. Beberapa riset pun menunjukkan bahwa orang yang memiliki self-esteem dan self-love yang rendah rentan terkena berbagai gangguan mental, seperti depresi, gangguan cemas, dan gangguan makan, seperti anoreksia dan bulimia. Oleh karena itu, agar kondisi mental Anda tetap sehat, penting untuk bisa menerima dan mencintai diri Anda apa adanya.
Berikut beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk memulai self-love habit:
Baca Juga: Cegah Kematian Dini, Atasi Dengan Jalan Kaki 30 Menit Setiap Hari
1. Lakukan good self care
Pertama dan paling mendasar adalah dengan memenuhi kebutuhan dasar manusia Anda dengan baik. Self-love harus diimbangi dengan melakukan beberapa aktivitas sehat seperti makan makanan sehat, rutin berolahraga, cukup tidur, ataupun bermeditasi. Dengan memiliki tubuh yang sehat, jiwa dan raga akan punya kemampuan untuk membuktikan bahwa Anda berharga dan layak dicintai.
2. Its okay to say no
Apakah kamu sadar jika Anda hidup dalam budaya yang menganggap mengatakan ‘tidak’ adalah sebuah kesalahan? Banyak sterotipe di masyarakat yang menyatakan bahwa mengatakan ‘tidak’ akan menutup peluang untuk belajar ataupun mencoba hal baru.
Namun kamu perlu untuk mengatakan ‘tidak’ pada pekerjaan, orang, ataupun aktivitas yang dapat membuatmu terluka secara psikis atau mengatakan ‘tidak’ pada aktivitas yang malah menunjukkan bagaimana tidak berartinya dirimu. Setuju? Yuk, speak for yourself, its okay to say no!
3. Maafkan diri
Kadang sebagai manusia sadar nggak kalau kamu terlalu keras pada dirimu sendiri? Saat apa yang direncanakan tidak berjalan sesuai harapan, kebanyakan dari Anda biasanya akan merasakan penyesalan yang berkelanjutan atau bahkan menyalahkan diri sendiri. Selalu terbersit perasaan ‘andai aku berusaha lebih keras’ atau ‘aku sudah melakukan yang semua yang terbaik tapi kenapa hasilnya masih seperti ini?’
Untuk mulai mencintai diri sendiri, mulai saat ini mari bersama melepaskan semua kegagalan yang pernah dihadapi. Diri ini sudah berusaha dengan kemampuan terbaik, maafkan dan ucapkan terima kasih. Satu yang perlu diingat, tidak ada kegagalan selama ada pelajaran yang dapat diambil dari kegagalan tersebut.
Artikel Terkait
5 Zodiak yang Selalu Teratur dan Terencana dalam Menjalani Rutinitas Hidup, Virgo Paling Teratur dan Terencana
Daftar Negara Teraman di Dunia, Islandia Tempati Posisi Teratas, Indonesia ? Simak Yuk!
Durasi Waktu Tidur Sesuai Usia yang Perlu Diketahui
Berikut Tips untuk Pekerja Kantoran yang Banyak Duduk
Yuk Kenali, Apa Itu Mindfulness dan Manfaatnya bagi Kesehatan mental
10 Variasi Ucapan Selamat Ulang Tahun dalam Bahasa Inggris yang Praktis
Wajib Tahu, Kenali Gejala Tanda Kamu Mengidap FOMO dan Cara Mengatasinya