Terpantau.com – Salah satu candi yang dapat ditemukan di Blitar adalah Candi Wringin Branjang. Candi ini unik karena berbeda dengan candi pada umumnya. Tidak mempunyai batur dan bentuknya berbeda dengan candi lain, yaitu seperti rumah atau pos jaga beratap limasan.
Candi Wringin Branjang terdiri dari beberapa teras dan candi ini terletak di teras ketiga, sedangkan teras tertinggi terdapat sebuah altar tanpa bilik. Hal inilah yang menambah unik candi yang terletak di Bukit Gedang, Dusun Sukomulyo, Desa Gadungan, Kecamatan Gandusari, Blitar ini.
Keberadaan suatu candi tidak luput hubungannya dengan gunung. Candi Wringin Branjang yang mirip rumah atau pos jaga ini menghadap ke selatan dengan bentuk persegi pada candi dan limas pada atap. Diduga candi ini menghadap Gunung Kelud. Cocok untuk wisata edukasi.
Jika berdasarkan temuan prasasti berangka 1231 Saka atau 1309 Masehi, diduga Candi Wringin Branjang dibangun pada masa pemerintahan Raden Wijaya dari Kerajaan Majapahit.
Candi Wringin Branjang diperuntukkan sebagai tempat pemujaan Dewi Sri yang bercorak Hindu.
Area Candi Wringin Branjang sendiri terdiri atas beberapa teras. Bangunan Candi Wringin Branjang berdiri di teras ketiga, sedangkan di teras tertinggi terdapat sebuah altar tanpa bilik.
Di atas altar terdapat beberapa miniatur candi, satu di antaranya terdapat prasasti berangka 1231 Saka atau 1309 Masehi.
Candi Wringin Branjang terbuat dari batu andesit yang membentuk bangunan seperti rumah. Berbeda dari candi-candi lain, Candi Wringin Branjang tidak memiliki batur atau kaki, hanya terdiri dari tubuh dan atap candi.
Ukuran dari tubuh atau dinding candi yang berbentuk berbentuk kubus dengan panjang 4 meter, lebar 3 meter, dan tinggi 5 meter.
Sedangkan pada sisi depan atau pintu masuknya berukuran lebar 100 cm, tingginya 200 cm dan menghadap ke arah selatan
Sedangkan atap candi berbentuk limas, sehingga secara keseluruhan Candi Wringin Branjang tampak seperti rumah.
Artikel Terkait
Candi Pendem: Tempat Main Dakon?
Wajib Tahu, 5 Fakta Unik Tentang Candi Gumpung Di Kompleks Percandian Muaro Jambi Atau Little Angkor Wat
Candi Sukuh, Tempat Wisata Dengan Arsitektur Unik. Benarkah Berhubungan Dengan Kebudayaan Maya Atau inca?
Ke Blitar yuk, Wisata Edukasi Candi, Belajar Penjamanan Candi Sawentar
Ke Blitar yuk, Wisata Edukasi Candi, Belajar Kisah Ramayana dan Krisnayana Dari Relief yang Ada Di Candi Penataran
Ke Blitar yuk, Wisata Edukasi Mengunjungi Candi Kotes Atau Candi Papoh I dan II. Serasa Kembali Ke Zaman Majapahit
Ke Blitar yuk, Wisata Edukasi Candi, Belajar Kisah Joko Pangon Dan Berdirinya Candi Gedog Serta Larangan Menikah Dengan Warga Situs Swangsan